BataraNews.com – Petugas keamanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto, Jawa Timur, menggagalkan upaya penyelundupan narkoba ke dalam Lapas, Sabtu (11/1/2020) lalu.

Narkoba jenis pil koplo atau pil double L tersebut teridentifikasi dikirimkan oleh seorang perempuan berinisial Nu. Perempuan berusia 49 tahun tersebut diketahui beralamat tinggal di Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto.

Kepala Lapas Kelas IIB Mojokerto Wahyu Susetyo mengatakan, sosok perempuan pengirim sayur lodeh berisi 400 butir pil koplo tersebut sering berkunjung ke Lapas Mojokerto.

Dalam 2 bulan terakhir, perempuan yang kini masih diburu polisi tersebut, teridentifikasi sempat mengunjungi beberapa napi kasus narkoba.

Adapun salah satu narapidana kasus narkoba yang tercatat dikunjungi Nu, adalah Ko (23) yang dikunjungi pada Sabtu lalu.

Ko merupakan narapidana kasus narkoba asal Sooko, Kabupaten Mojokerto. Napi ini disebut sebagai penerima sayur lodeh berisi 400 butir pil koplo yang dikirimkan Nu.

“Riwayatnya beberapa kali mengunjungi warga binaan di Lapas,” kata Wahyu kepada Kompas.com, Senin (13/1/2020).

Wahyu menuturkan, kasus upaya penyelundupan pil koplo ke dalam Lapas Kelas IIB Mojokerto, sudah dilimpahkan ke Satuan Reserse Narkoba Polres Mojokerto Kota.

Kepada Kompas.com, Wahyu tak lupa menyampaikan apresiasi terhadap kinerja anak buahnya yang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba ke dalam Lapas yang dipimpinnya.

“Kami bangga dengan kinerja petugas. Kami tegaskan bahwa petugas kami akan selalu disiplin dan mematuhi SOP yang sudah ditetapkan,” ujar Wahyu.

Seperti diberitakan Kompas.com, petugas keamanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto, Jawa Timur, menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis pil double L atau pil koplo, pada Sabtu (11/1/2020).

Upaya penyelundupan pil Koplo ke dalam lapas yang dipimpinnya diketahui saat petugas melakukan pemeriksaan makanan yang dikirimkan salah satu pengunjung kepada salah satu napi.

Dari serangkaian pemeriksaan terhadap barang dan makanan yang dikirimkan kepada penguni lapas, petugas menemukan adanya pil koplo dalam 2 kantong plastik yang berisi sayur lodeh

Pil koplo yang hendak dikirimkan kepada salah satu narapidana di Lapas Mojokerto tersebut berjumlah 400 butir.

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Mojokerto, AKP Redik Tribawanto mengungkapkan, pihaknya tengah memburu perempuan pengirim sayur lodeh berisi ratusan butir pil koplo kepada salah satu narapidana di Lapas Kelas IIB Mojokerto.

Redik mengatakan, konstruksi kasus dan peran dari pengirim maupun penerima ratusan butir pil koplo tersebut akan makin gamblang jika pengirimnya bisa dibekuk polisi.

“Untuk menentukan siapa yang menjadi pengedar, apakah yang di dalam Lapas itu pengedar atau hanya pemakai, kita harus temukan dulu si N (Nu) itu. Kami masih melakukan pencarian,” ujar Redik kepada Kompas.com.