BataraNews.com – Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menggelar sidang perdana dalam kasus vidio “bau ikan asin” pada hari ini, Senin (9/12). Sidang kasus pencemaran nama baik itu melibatkan tiga terdakwa, yakni Galih Ginanjar, Pablo Benua, dan Rey Utami dengan agenda pembacaan dakwaan.

Sejak bulan Juli lalu, Galih bersama Rey Utami dan Pablo Benua ditetapkan sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik.

Kasus tersebut dikenal dengan nama kasus ‘Ikan Asin’.

Berdasarkan sistem informasi penelusuran perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, sidang diagendakan berlangsung pada pukul 12.00 WIB. Dalam sidang perdana nanti, dakwaan bakal dibacakan oleh jaksa penuntut umum (JPU) Donny M Sany.

Kasus telah teregister dengan nomor perkara 1327/Pid.Sus/2019/PN JKT.SEL sejak 26 Oktober 2019.

Dalam video tersebut, obrolan Rey Utami bersama Galih Ginanjar yang membahas urusan keintiman Galih saat masih menjadi suami Fairuz dan menyebut Fairuz beraroma tidak enak seperti Ikan Asin. Merasa nama baiknya tercoreng, Fairuz pun melaporkan Galih berserta Rey dan Pablo sebagai pemilik channel Youtubernya.

Polda Metro Jaya lalu memproses laporan. Galih Ginanjar, Rey Utami dan Pablo Benua ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus video ‘bau ikan asin’. Ketiganya telah menjalani masa penahanan di Rutan Polda Metro Jaya sejak 12 Juli lalu.

Ketiganya pun ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat pasal 27 ayat 1 jo Pasal 45 UU ITE jo Pasal 55 KUHP dan/atau Pasal 23 ayat 3 jo Pasal 36 jo Pasal 51 UU ITE jo Pasal 55 KUHP dan atau Pasal 310 KUHP dan atau Pasal 311 KUHP.

Pemeran Ijah di sinetron Bidadari itu mengaku tidak bisa hadir karena ada pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkannya.

“Iya senin sidang pertama aku nggak datang. Ada syuting,” kata Barbie Kumalasari

Walau dirinya tidak mendampingi Galih Ginanjar di sidang perdana, sang suami mengaku tidak masalah.

yang penting aku kerja aja. Maksudnya kalau aku lagi waktunya nggak bisa,” ujar Kumalasari.

Namun Wanita ini berjanji akan hadir di saat sidang berikut nya.

“Ya kan bisa nemenin di sidang ke dua atau ke tiga,” sahutnya.[h&y]