Erick Thohir Copot 2 komisaris BTN yang Terkait Korupsi

Spread the love

BataraNews.com – Menteri BUMN Erick Thohir memulihkan 2 kinerja Komisaris dan 1 direksi PT Bank Tabungan Negara (BTN) akibat kasus korupsi senilai Rp 300 miliar di Bank pelat merah tersebut.

Erick menyatakan telah mencopot 2 komisaris dan 1 Direksi BTN. Terkait pembaruan ini Erick meminta waktu penyesuaian bagi para jajaran direksi baru untuk mengulas dan mempelajari kembali langkah untuk menyehatkan kembali BTN.

“Udah ada komisaris baru, dan saya rasa jumlah komisarisnya juga baik, dalam arti dikurangi, yang tadinya 8 jadi 6, jumlah direksi yang tadinya 9 jadi 8, berarti kan ada penghematan,” ujar Erick Thohir usai Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR RI, Senin, (2/12/2019).

Terkait pembaruan ini Erick meminta waktu penyesuaian bagi para jajaran direksi baru untuk mengulas dan mempelajari kembali langkah untuk menyehatkan kembali BTN.

Keputusan tersebut akan disahkan saat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) BTN yang dijadwalkan pada 27 November mendatang. Pasalnya, sebagai perusahaan publik, Kementerian BUMN perlu mengantongi persetujuan dari pemegang saham lainnya.

“Kalau BTN kan RUPS-nya kan akhir bulan ini,” kata dia.

Kursi nomor satu di salah satu perbankan berpelat merah tersebut telah kosong sejak akhir Agustus lalu saat mantan Dirut BTN Maryono berakhir masa tugasnya. Selama tenggang waktu tersebut, kepemimpinan BTN dipegang oleh Plt Dirut BTN Oni Febriarto Rahardjo.

Sebelumnya, Kementerian BUMN sempat mengangkat Suprajarto menjadi Dirut BTN. Namun, Suprajarto yang sebelumnya menjabat Dirut Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menolak pengangkatan itu karena merasa tidak dilibatkan dalam keputusan tersebut. [H&y]