BataraNews.com – Menteri Pertahanan NKRI Prabowo Subianto membawa Toyota Alphard miliknya, dan bukan mobil dinas menteri, Toyota Crown 2.5 HV G-Executive Hybrid menjadi berita viral. Termasuk saat disebutkan bahwa ia tak akan menerima gaji serta kendaraan, yang kemudian dalam kabar terbaru disebutkan bahwa mantan Danjen Kopassus itu menyatakan akan menggunakan fasilitas berupa rumah, mobil, juga jaminan kesehatan dari negara.

Soal kendaraan dinas atau pribadi, bila dikomparasi tidak memenuhi perbandingan apple to apple, mengingat keduanya berada dalam kategori berbeda. Toyota Alphard termasuk Multi-Purpose Vehicle (MPV), sedangkan Toyota Crown 2.5 HV G-Executive Hybrid berada di kelas sedan.

Tentunya sebagai ahli medan militer Prabowo dapat memberikan kenyamanan kepada ajudan dan satwa peliharaan nya dengan kabin yang cukup luas.

Dikutip dari berbagai sumber, seperti Hotcar, Car, Global Cars, serta Videoblock, berikut adalah enam (6) poin seru komparasi MPV dengan sedan. Silakan disimak:

Soal Kebutuhan

Antara MPV dan sedan, bisa merujuk kepada tipe pengguna. Apakah digunakan mengangkut banyak barang, suka melakukan perjalanan darat di akhir pekan, sampai membawa peralatan seru seperti peranti berkemah? Bila jawaban di antara pertanyaan tadi adalah ya, tentu jenis minivan atau MPV lebih mewadahi.

Jangkauan pandang MPV lebih tinggi

Baik pengemudi maupun penumpang, bila ingin leluasa menikmati kondisi pemandangan di jalan, MPV adalah pilihan menarik. Apalagi bila berada di balik kemudi, kondisi jalan raya terutama lubang atau celah bisa dieksekusi mulus. Parkir juga lebih mudah, bahkan makin cepat menemukan tempat karena leluasa melongok sekeliling.

Kemungkinan mengajak satwa kesayangan lebih besar

Selain mengajak anggota keluarga atau rekan-rekan, MPV lebih “luwes” soal kapasitas angkut. Satwa kesayangan bisa diajak, karena model MPV memang dirancang memiliki area kargo besar. Seandainya ruang antar jok masih kurang, cukup melipat jok baris ketiga atau kedua.[h&y]