Pimpin Upacara Hari Pahlawan, Mentri Desa Bicara Tentang Kinerja dan Amanah Pekerjaan

Spread the love

BataraNews.com. Jakarta – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan di halaman Kantor Kemendes PDTT, Jakarta, Senin (11/11). Upacara yang digelar sekitar pukul 07.30 WIB tersebut, dipimpin langsung oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar.

Dalam upacara tersebut, Abdul Halim Iskandar mengajak seluruh pegawai untuk mengoptimalisasi kinerja serta bertanggungjawab dalam mengemban amanah pekerjaan. Menurutnya, hal tersebut adalah bentuk aktualisasi agar menjadi bagian dari pahlawan masa kini.

“Semua yang hadir (peserta upacara) hari ini adalah tonggak yang bertanggungjawab untuk terus mempertahankan dan mengembangkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sebagai wujud rasa terimakasih kita kepada para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa, raga, harta, dan nyawa,” ujarnya.

Menurutnya, upaya mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah bentuk rasa terimakasih atas jeri payah pahlawan terdahulu. Negara Kesatuan Republik Indonesia, lanjutnya, senantiasa terus ada hingga akhir zaman.

“Atas jasa beliau (para pahlawan) maka pada hari ini kita bisa menikmati kemerdekaan Indonesia, kita bisa menjadi bagian dari bangsa sejahtera. Oleh karena itu wajib bagi kita untuk terus menerus berterimakasih kepada para pahlawan yang telah mendahului kita,” ujarnya.

Ia mengakui, mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia bukanlah hal mudah dan memiliki banyak tantangan. Tidak jarang masyarakat saling diadu domba sehingga terjadi perpecahan. Sehingga menurutnya, menjadi tugas bagi seluruh masyarakat untuk saling menjaga dan menyadarkan.

“Bung Karno menyampaikan dengan tegas, kerjaanku mengusir penjajah, tapi tugasmu jauh lebih berat. Karena kamu akan berhadapan dengan bangsa sendiri,” ungkapnya.

Upacara tersebut diikuti oleh seluruh pejabat dan pegawai Kemendes PDTT baik Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN). [azk]