BataraNews.com- Kantor QNet di Sona Topas Tower Lantai 15, Jakarta Selatan digeledah polisi. Penggeledahan ini dilakukan berkaitan dengan penanganan perkara PT Amoeba Internasional yang diduga melakukan penipuan berkedok bisinis multi level marketing (MLM).

Menanggapi hal ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Satuan Tugas Waspada Investasi telah mengambil tindakan. Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam Lumban Tobing menyatakan, pihaknya telah bertemu dan berdiskusi dengan PT QNet. Terdapat tiga poin yang disepakati dalam pertemuan tersebut:

“Pertama, QNET telah memiliki izin usaha untuk melakukan kegiatan usaha penjualan langsung (direct selling). Kedua, dalam prakteknya, terdapat member QNET, yaitu yang tergabung dalam PT Amoeba Internasional, yang melakukan penjualan produk QNET di luar SOP perusahaan,” ujarnya saat dihubungi.

Dan yang ketiga, OJK meminta PT QN International Indonesia untuk mengurus permasalahan anggotnya agar mengikuti SOP yang sesuai dengan izin usaha yang dimiliki. OJK juga meminta perusahaan memutus hubungan dengan PT Amoeba International Indonesia, dimana selanjutnya PT Amoeba Internasional Indonesia akan dihentikan kegiatannya sepenuhnya.

Sebelumnya diduga, QNet telah membujuk calon anggota dengan iming-iming bisnis seumur hidup yang dapat diturunkan ke anak cucu. Namun syaratnya, mereka harus membeli produk berupa cakhra dan amezcua geometri seharga Rp 10 juta. Kemudian, calon anggota harus mencari anggota baru sebanyak 6 orang. Jika gagal terpenuhi, maka mereka tidak akan mendapatkan bonus.(Fahad Hasan)