BataraNews.com- PT ZII adalah perusahaan yang bergerak di bidang kontraktor engineering, procurement and construction power plant, dan manufactur boiler. PT ZII beralamat di Pergudangan Miami, Jalan Rawa Melati Blok A.1 Nomor 5 RT.003/001, Kelurahan Tegal Alur, Jakarta Barat.

PT ZII menjadi debitur Bank Mandiri dan mendapat fasilitas pertama kali pada tahun 2011. Sampai dengan tahun 2016, PT ZII memiliki fasilitas KMK sebesar Rp133.835.000.000,00 dan KMK Post Financing sebesar Rp564.333.000.000,00. Adapun secara rinci fasilitas kredit PT ZII per 31 Desember 2016 sebagai berikut:

  • Perjanjian Kredit (PK) Nomor CRO.KP/143/KMKM/2011, Akta Nomor 107 tanggal 28 Mei 2013 yang dibuat di hadapan Sri Ismiyati, S.H., Notaris di Jakarta, dengan limit Rp113.835.000.000,00 dan jenis/bentuk/sifat KMK Non Revolving. Jangka waktu adalah 3 tahun, terhitung mulai tanggal 27 Juli 2014 sampai dengan 26 Juni 2017 dengan bunga 12% p.a. dibayar efektif tanggal 23 setiap bulan. Sementara provisi adalah 0,10% per annum yang diperhitungkan dari limit fasilitas kredit. Structuring Fee adalah 0,5% p.a. dari limit fasilitas.
  • PK Nomor CRO.KP/144/KMKM/2011, Akta Nomor 05 tanggal 5 September 2014 yang dibuat di hadapan Sri Ismiyati, S.H., Notaris di Jakarta, dengan limit Rp564.333.000.000,00 dan Bentuk/Sifat KMK Non Revolving. Jangka waktu adalah 3 tahun, terhitung mulai tanggal 27 Juli 2014 sampai dengan 26 Juni 2017 dengan bunga 12% p.a. dibayar efektif tanggal 23 setiap bulan. Structuring Fee adalah 0,5% p.a. dari limit fasilitas.

Berdasarkan penelusuran dokumen Tim Investigator KA ditemukan hasil reviu terhadap fasilitas kredit PT ZII, dengan informasi sebagai berikut:

  • Pada tahun 2011, PT ZII mendapatkan tiga fasilitas kredit, yang terdiri atas KMK Revolving Rekening Koran (R/C) sebesar Rp25.000.000.000,00 KMK Fixed Loan (KMK FL) sebesar Rp60.000.000.000,00 dan Non Cash Loan (NCL) untuk Bank Garansi/Letter of Credits (LC)/Trust Receipt (TR) sebesar USD17,500,000.00. Ketiga fasilitas kredit tersebut digunakan untuk take over fasilitas kredit di BNI sekaligus tambahan limit fasilitas KMK dan NCL.
  • Pada Desember 2011, PT ZII mendapatkan tambahan limit fasilitas KMK FL sebesar Rp25.000.000.000,00 sehingga fasilitas KMK FL menjadi sebesar Rp85.000.000.000,00 dan tambahan fasilitas NCL sebesar Rp175.000.000.000,00, sehingga limit fasilitas NCL menjadi USD17,500,000.00 dan Rp175.000.000.000,00.
  • Pada tahun 2012, PT ZII mendapatkan tambahan limit fasilitas KMK FL sebesar Rp5.000.000.000,00 sehingga fasilitas KMK FL menjadi sebesar Rp90.000.000.000,00 dan tambahan limit fasilitas NCL masing-masing sebesar USD2,500,000.00 dan Rp25.000.000.000,00, sehingga total limit fasilitas NCL menjadi USD20,000,000.00 dan Rp200.000.000.000,00.
  • Pada tahun 2012, PT ZII mendapatkan tambahan limit fasilitas NCL dan penambahan fasilitas Treasury Line dan Corporate Card dengan rincian: 1) Tambahan fasilitas NCL (BG, LC dan TR) sebesar USD20,000,000.00 dan Rp200.000.000.000,00, sehingga limit fasilitas NCL menjadi masing-masing sebesar USD40,000,000.00 dan Rp400.000.000.000,00. 2) Treasury Line sebesar USD5,000,000.00. 3) Corporate Card sebesar Rp1.000.000.000,00.
  • Pada Agustus 2014 dilakukan restrukturisasi I dengan skema perpanjangan jangka waktu dan penggabungan fasilitas kredit, sehingga fasilitas kredit PT ZII menjadi: 1) Penggabungan KMK Revolving Rekening Koran dan KMK Fix Loan menjadi KMK dengan limit sebesar Rp113.835.000.000,00 (limit ditetapkan sebesar baki debit kedua fasilitas KMK per Agustus 2014). 2) Konversi fasilitas NCL (BG, LC dan TR) yang telah jatuh tempo (past due) menjadi fasilitas KMK Post Financing sebesar Rp879.000.000.000,00. 3) Treasury Line sebesar USD5.000.000,00.
  • Pada Desember 2014 dilakukan restrukturisasi II dengan skema perubahan ketentuan: 1) Perubahan syarat ketentuan DSRA dari semula dana setoran jaminan digunakan untuk menurunkan outstanding tunggakan bunga, biaya restructuring fee dan DSRA sebesar satu kali angsuran pokok dan tiga kali angsuran bunga menjadi dana setoran jaminan digunakan untuk menurunkan outstanding tunggakan bunga, biaya restructuring fee dan DSRA. Dengan pemenuhan DSRA: a. Sebelum investor masuk minimal sebesar kewajiban bunga s.d. Maret 2015. b. Setelah investor masuk minimal sebesar satu kali kewajiban pokok dan tiga kali kewajiban bunga. 2) Legalisasi pendanaan fasilitas NCL dari China Trust Bank Corp (CTBC).
  • Kolektibilitas PT ZII turun ke Kolektibilitas 2 (dalam perhatian khusus) pada 30 Juni 2015 dan kolektibilitas di-downgrade ke kolektibilitas 3 (kurang lancar) pada 31 Juli 2015 karena kolektibilitas pada BNI, ICBC, dan CTBC adalah kolektibilitas 3 dan debitur belum menyerahkan Laporan Keuangan Audited 2014 lebih dari 180 hari sehingga pengelolaan debitur diserahterimakan kepada Credit Recovery Group pada 10 Agustus 2015.
  • Kolektibilitas kredit PT ZII turun ke kolektibilitas 5 (macet) pada 19 November 2015 akibat tunggakan berupa kewajiban pokok, bunga dan denda fasilitas yang belum dibayar oleh debitur.
  • Pada 28 Desember 2016 terhadap fasilitas kredit PT ZII dihapus buku sesuai Nota Analisa Hapus Buku Nomor SAM.SA1/LWO1.046/2016 tanggal 27 Desember 2016 dan telah disetujui oleh Komite Kredit Restrukturisasi Kategori A.3.

Posisi fasilitas kredit PT ZII per 30 Juni 2017 tertera pada Tabel 3.12 Baki Debit Fasilitas PT ZII per 30 Juni 2017 dokumen Tim Investigator KA. (Fahad Hasan&Tim Investigator KA)