Spread the love

BataraNews.com- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengirim surat ke Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia untuk mencegah Ketua Fraksi Golkar DPR RI Melchias Markus Mekeng untuk berpergian ke luar negeri selama 6 bulan sejak hari ini, Selasa (10/9).

“KPK melakukan pelarangan ke luar negeri terhadap seseorang bernama Melchias Markus Mekeng, Anggota DPR-RI selama 6 bulan ke depan terhitung Selasa, 10 September 2019,” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Selasa (10/9).

Dia dilarang bepergian ke luar negeri terkait kasus dugaan suap terhadap eks Anggota DPR Eni Maulani Saragih dengan tersangka Samin Tan. Mekeng berstatus sebagai saksi dalam kasus ini.

“Yang bersangkutan dilarang ke luar negeri dalam proses penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dengan tersangka SMT (Samin Tan) yaitu diduga memberi hadiah atau janji kepada Eni Maulani Saragih, anggota DPR-RI terkait pengurusan terminasi kontrak perjanjian karya pengusahaan pertambangan batu bara (PKP2B) PT Asmin Koalindo Tuhup di Kementerian ESDM,” ucap Febri.

Mekeng juga dipanggil KPK besok. Dia dipanggil sebagai saksi untuk Samin Tan. Sebelumnya, Mekeng juga pernah diperiksa KPK terkait kasus ini. Saat itu, dia mengaku ditanyai soal kasus dugaan suap pengusaha Samin Tan ke eks Eni Maulani Saragih yang juga berasal dari Fraksi Golkar.

“Soal Eni Saragih. Kasus dia sama Samin Tan, ya udah ditanyain itu saja,” kata Mekeng usai diperiksa di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (8/5).

Mekeng menyatakan dirinya tak mengetahui soal aliran suap dari Samin Tan ke Eni. Dia juga menyatakan tak ada kaitan kasus ini dengan Partai Golkar.(Fahad Hasan&DBS)