Spread the love

BataraNews.com- Salah satu jenis pendapatan usaha PT Jakarta Tourisindo adalah pendapatan sewa, yaitu pendapatan sewa yang bersumber dari sewa lahan, bangunan, dan ruangan yang dimiliki oleh unit-unit usaha di bawah PT Jakarta Tourisindo. Realisasi pendapatan sewa PT Jakarta Tourisindo tahun 2017 dan Semester I 2018 sebagai berikut:

Tabel Rincian Realisasi Pendapatan Sewa per Unit Usaha PT Jakarta Tourisindo Tahun 2017 dan Semester I Tahun 2018

Realisasi Pendapatan Sewa

No.Nama Unit Usaha 2017 Semester I 2018
1 Grand Cempaka Business 805.444.895,00 238.519.327,00
2 Grand Cempaka Resort 0,00 20.375.000,00
3 C’One Hotel Cempaka Putih 111.250.005,00 44.500.002,00
4 C’One Hotel Pulomas 0,00 0,00
5 D’Arcici Hotel Cempaka Putih 4.515.957.304,68 2.182.555.610,38
6 D’Arcici Hotel Sunter 506.992.724,00 276.578.399,00
7 D’Arcici Hotel Plumpang 0,00 10.606.060,00
Jumlah 5.939.644.928,68 2.773.134.398,38

Berdasarkan dokumen yang dimiliki Tim Investigator KA diketahui ruangan dan bangunan milik D’Arcici Hotel Cempaka Putih yang disewakan kepada pihak ketiga (penyewa) pada tanggal 14 September 2018  menunjukkan bahwa  terdapat  sebelas  penyewa  yang  masa  sewanya  sudah berakhir namun masih menggunakan ruangan yang disewa sebagai berikut:

Tabel Daftar Penyewa Ruangan dan Bangunan D’Arcici Hotel Cempaka Putih Yang Sudah Habis Masa Sewanya

No Nama Penyewa Jangka Waktu Sewa Luas yang Disewa
1 PT  NAG 29 Maret 2017 s.d. 28 Maret 2018 Ruangan seluas 100m2
2 FTT 1 April 2017 s.d. 31 Maret 2018 Ruangan seluas 30m2
3 PT PCL 7 Januari 2015 s.d. 6 Januari 2018 Ruangan seluas 52m2
4 PT PCL 3 April 2017 s.d. 2 April 2018 Ruangan seluas 30m2
5 PT KNM 3 April 2017 s.d. 2 April 2018 Ruangan seluas 25m2
6 PT JBS 1 Mei 2017 s.d. 30 April 2018 Ruangan seluas 12m2
7 Bapak S 5 Juni 2017 s.d. 4 Juni 2018 Ruangan seluas 10m2
8 TKH 15 Juni 2017 s.d. 14 Juni 2018 Ruangan seluas 13,5m2
9 A Optik 1 Juli 2017 s.d. 30 Juni 2018 Ruangan seluas 16m2
10 PT SPI 2 Februari 2017 s.d. 1 Februari 2018 Ruangan seluas 30m2
11 PT BRI, Tbk 1 Januari 2016 s.d. 31 Desember 2017 Ruangan seluas 2m2

Sesuai dengan penjelasan Supervisor Accounting (SA) D’Arcici Hotel Cempaka Putih pada tanggal 14 September 2018 diketahui bahwa atas ruangan yang telah habis masa sewanya tersebut telah dilakukan perpanjangan sewa ruangan dan bangunan yang dipergunakan, namun masih dalam proses penandatanganan kontrak sewa. Hal ini disebabkan terbitnya Keputusan Direksi PT Jakarta Tourisindo No. 18 Tahun 2018 tentang Perubahan Pertama SOP Penyusunan Perikatan/Perjanjian Transaksi Sewa Menyewa Harta Bergerak dan Tidak Bergerak dengan Pihak Ketiga di Lingkungan PT Jakarta Tourisindo, yang antara lain mengatur tentang perubahan pihak yang berwenang untuk melakukan penandatanganan perjanjian antara PT Jakarta Tourisindo dengan pihak ketiga.

Keputusan tersebut mengatur bahwa untuk sewa/kerja sama dengan nilai di atas Rp10.000.000,00 atau waktu sewa/kerja sama di atas satu tahun PT Jakarta Tourisindo akan diwakili oleh Direktur Utama selaku penanda tangan perjanjian, sedangkan kontrak-kontrak perpanjangan sewa ruangan dan bangunan D’Arcici Hotel Cempaka Putih semua bernilai di atas Rp10.000.000,00. SA D’Arcici Hotel Cempaka Putih menyatakan bila dokumen kontrak yang akan ditandatangani tersebut pada saat ini masih dalam proses penyusunan oleh Bagian Legal kantor pusat.

Pada tanggal 25 September 2018, Legal Manager PT Jakarta Tourisindo menjelaskan bahwa konsep kontrak perpanjangan sewa sudah selesai disusun. Adapun keterlambatan proses penandatanganan yang terjadi disebabkan oleh dua faktor. Faktor pertama adalah keterlambatan penyampaian dokumen penyusunan perpanjangan sewa oleh unit usaha dhi. D’Arcici Hotel Cempaka Putih kepada Bagian Legal. Dokumen perpanjangan baru disampaikan kepada Bagian Legal antara 1 – 2 bulan setelah kontrak berakhir.

Faktor kedua adalah adanya persyaratan bagi para penyewa untuk melengkapi dokumen terkait data perusahaan, seperti akte pendirian perusahaan, NPWP perusahaan dan lain-lain. Selama dokumen-dokumen tersebut belum disampaikan kepada Bagian Legal, Legal Manager tidak akan melanjutkan ke proses  penandatanganan  kontrak perpanjangan  sewa.  Legal Manager  PT  Jakarta Tourisindo menyatakan para penyewa sampai dengan saat pemeriksaan berakhir pada tenggal 27 September 2018 belum melengkapi dokumen-dokumen persyaratan tersebut.

Hasil pemeriksaan atas dokumen negosiasi harga sewa dan rekening koran pendapatan diketahui bahwa dari sebelas penyewa tersebut, lima di antaranya belum mencapai kesepakatan harga yang akan dipergunakan pada perpanjangan masa sewa, sedangkan enam penyewa telah membayar uang sewa kepada D’Arcici Hotel Cempaka Putih selaku pemilik ruangan dan bangunan, dan lima penyewa belum melakukan pembayaran. Adapun rincian harga perpanjangan sewa dan pembayaran perpanjangan sewa adalah sebagai berikut:

Tabel Rincian Harga Perpanjangan Sewa dan Pembayaran Perpanjangan Sewa

  No   Nama Penyewa Harga Sewa Baru (Termasuk PPN) Harga Sewa yang Telah Dibayarkan   Tanggal Pembayaran
1 PT  NAG 105.000.000,00 0,00
2 F TT 71.874.000,00 71.874.000,00 4 Juni 2018
3 PT PCL 66.443.520,00 66.443.520,00 15 Mei 2018
4 PT PCL 36.900.000,00 36.900.000,00 15 Mei 2018
5 PT KNM 55.550.000,00 55.550.000,00 14 Mei 2018
6 PTJBS 27.442.800,00 0,00
7 Bapak S 17.424.000,00 0,00
8 TKH 21.432.600,00 0,00
9 AO 30.000.000,00 12.000.000,00 14 Agustus 2018
10 PT SPI 38.877.300,00 0,00
11 PT BRI, Tbk 44.000.000,00 36.363.636,00 31 Januari 2018
Jumlah 514.944.220,00 279.131.156,00  
Potensi Kekurangan Penerimaan 235.813.064,00    

Tabel tersebut menunjukkan bahwa jumlah pendapatan sewa dengan harga baru atas sebelas penyewa yang sudah habis masa berlakunya adalah senilai Rp514.944.220,00 dan yang sudah melakukan pembayaran sewa adalah senilai Rp279.131.156,00, sehingga  masih  terdapat potensi kekurangan  penerimaan  dari  sewa  ruangan  dan bangunan minimal senilai Rp235.813.064,00 (Rp514.944.220,00 – Rp279.131.156,00).

Kondisi di tas terjadi disebabkan Manager Legal Kantor Pusat PT Jakarta Tourisindo tidak melakukan pengawasan yang memadai atas proses penyusunan dokumen perjanjian perpanjangan sewa yang telah melewati batas akhir masa sewanya.(Fahad Hasan&Tim Investigator KA)