Spread the love

BataraNews.com – Sehubungan dengan mati lampu massal pada hari Minggu 4 Agustus 2019 yang lalu, dikabarkan PT PLN (Persero) ingin berikan kompensasi kepada warga yang mengalami kerugian akibat kejadian tersebut. Oleh sebab itu layanan khusus di website PLN disediakan untuk warga yang ingin melakukan pengajuan ganti rugi.

Vice President Public Relations PLN Dwi Suryo Abdullah dalam penjelasan resminya, Senin (19/8/2019) mengatakan bahwa pada tagihan rekening bulan September 2019 baru bisa dilihat jumlah ganti rugi yang diterima. Sedangkan pada pelanggan prabayar dapat dilihat di bukti pembelian token pertama seduah tanggal 1 September.

Untuk bisa mengecek besarnya ganti rugi yang diterima, Konsumen dapat masuk melalui website resmi PLN, dengan langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Masuk ke website resmi PLN, www.pln.co.id
  2. Klik menu
  3. Klik pelanggan
  4. Klik layanan online
  5. Klik Info kompensasi
  6. Input ID Pelanggan kemudian masukan kode disamping yang tersedia
  7. Akan terlihat perkiraan atau estimasi jumlah ganti rugi yang diperoleh konsumen. PLN akan mempercepat pembayaran ganti rugi diungkapkan Dwi. Satu bulan lebih awal dari yang diperkirakan sebelumnya pembayaran diberikan, tepatnya di bulan September.
    Ia menambahkan sebenarnya pada Bulan Oktober penyelesaian ganti rugi diberikan kalau pada kondisi stabil. Tetapi buat saat ini, pemberian ganti rugi di bulan September baik untuk pelanggan pra bayar ataupun pelanggan pascabayar.

Untuk pelanggan golongan tarif adjustment ganti rugi akan dibayarkan bekisar dari biaya beban atau rekening minimum 35%. Sedangkan untuk pelannggan pada golongan tarif Non Adjustment ( tak dikenakan penyesuaian tarif tenaga listrik) bekisar dari biaya beban atau rekening minimum 20%. Pemotongan tagihan disejajarkan dengan pemotongan tagihan listrik pascabayar bagi konsumen prabayar. PLN akan berikan ganti rugi disesuaikan dengan Service level Agreement (SLA) yang sudah diteken bersama bagi konsumen premium.

Di bawah ini daftar lengkap wilayah yang menerima kompensasi PLN:

  1. DKI Jakarat-Wilayah Jakarta Pusat
    -Wilayah Jakarta Barat
    -Wilayah Jakarta Timur
    -Wilayah Jakarta Utara
    -Wilayah Jakarta Selatan
  2. Banten

-Kota Cilegon
-Kabupaten Serang kecuali Pulau Panjang
-Kota Serang
-Kabupaten Pandeglang
-Lebak
-Tangerang
-Sebagian Kota Tangerang Selatan
-Sebagian Kota Tangerang

3. Jawa Barat

-Wilayah Depok
-Wilayah Bekasi
-Wilayah Bogor
-Wilayah Cikarang
-Wilayah Karawang
-Wilayah Gunung Putri
-Wilayah Sukabumi
-Wilayah Cianjur
-Wilayah Purwakarta
-Wilayah Cimahi
-Wilayah Bandung
-Wilayah Majalaya
-Wilayah Garut
-Wilayah Sumedang
-Wilayah Indramayu
-Wilayah Tasikmalaya
-Wilayah Cirebon