BataraNews.com – Dalam memberantas Hoaks dan kesalahan informasi di jagat maya, Instagram menunjukkan kesungguhannya dengan menciptakan fitur teranyarnya yakni pada fitur penyebaran foto serta video bakal menyertakan pilihan pemberitaan konten yaitu “False Information”

Sabtu (17/8/2019). sebagaimana dikutip dari Mashable, juru bicara Facebook Stephanie Otway mengatakan bahwa perusahaannya telah banyak mengeluarkan dana dalam mengawasi peredaran berita yang salah diaplikasinya. Kemudian mereka bermaksud buat menyebarkan perubahan lebih banyak dalam beberapa bulan ke depan.

Tidak ada kabar yang pasti kalau pengguna di negara lain salah satunya Indonesia bakal bisa mencoba fungsi tersebut. Karena fitur ini untuk sementara baru bisa digunakan bagi pengguna Instagram di negara paman sam saja.

54 lembaga cek fakta yang mendukung 42 bahasa diajak untuk bekerja sama dengan Facebook sebagai perusahaan utama Instagram dalam membasmi Hoaks. FactCheck.org merupakan satu diantara beberapa lembaga cek fakta yang berkerja sama dengan Facebook.

Salah satu tujuan tersedianya pilihan ini di Instagram untuk menolong peningkatan kepintaran untuk meneliti lebih tentang Hoaks dalam komunitas yang ada di dalamnya. [mai]