Spread the love

BataraNews.com- PT Patra Jasa telah memiliki Pedoman Pengadaan Barang dan Jasa berdasarkan SOP No.1.0002/S0P/UMUM-PJ/01/14 tanggal 1 Januari 2014 tentang TKO Pengadaan Barang Jasa Borongan, Jasa Konsultansi, dan Jasa Lainnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Tim Investigator KA diketahui bahwa rekapitulasi pengadaan selama Tahun 2016 s.d. Tahun 2018, terdapat pengadaaan barang dan jasa yang dilaksanakan oleh fungsi pengguna (user) tanpa melalui mekanisme proses pengadaan, yakni sebagai berikut:

Tim Investigator KA mendapatkan informasi, sebagaimana penjelasan yang  disampaikan oleh VPProcurement diketahui bahwa fungsi pengadaan tidak mengetahui atas pengadaan-pengadaan yang dilakukan tanpa melalui proses procurement.

Pengadaan tersebut tidak ditembuskan ke fungsi procurement. Pengadaan tersebut langsung dilakukan oleh fungsi pengguna tanpa melalui mekanisme pengadaan barang dan jasa. Diperoleh juga informasi bahwa atas pengadaan-pengadaan tersebut di atas, seluruhnya telah selesai dilaksanakan. Fungsi Keuangan juga diketahui telah merealisasikan pembayaran atas seluruh pengadaan tersebut sudah dilaksanakan 100%.

Publik tentu saja khawatir atas kondisi yang terjadi pada Patra Jasa ini, sebab pengadaan barang dan jasa yang tidak melalui fungsi procurement tidak dapat diyakini manfaat dan kewajaran harganya bagi perusahaan. Selain itu, Patra Jasa kehilangan kesempatan untuk mendapatkan harga pengadaan barang jasa yang lebih efisien dan wajar.

Yang lebih dikhawatirkan lagi oleh publik adalah, pelaksanaan pengadaan barang jasa yang tidak tertib sangat dimungkinkan rawan penyimpangan.(Fahad Hasan&Tim Investigator KA)