Terdapat Masalah di Kerjasama PT PAL dan PT Waskita?

Spread the love

BataraNews.com- PT PAL bekerjasama dengan PT Waskita melaksanakan pekerjaan jasa konstruksi fasilitas kapal selam. Kerja sama tersebut tertuang dalam Surat Perjanjian Nomor : Sper/04/10000/I/2015 dan 02/Kontrak/WK/05/2015 tanggal 12 Januari 2015 tentang Pekerjaan Jasa Konstruksi Pembangunan Bangunan Fasilitas Kapal Selam (Submarine Building Facilities) (Paket A2 dan B1). Atas kerja sama tersebut telah dilakukan dua kali addendum, yaitu:

  • Addendum I pada tanggal 30 Maret 2015 mengubah pada pasal- pasal lingkup pekerjaan, nilai pekerjaan, cara pembayaran serta jangka waktu pelaksanaa Lingkup pekerjaan pada addendum I ditambahkan pekerjaan paket A1 sehingga menambah nilai pekerjaan menjadi Rp314.050.000.000,00. Jangka waktu pelaksanaan bertambah menjadi 270 hari kalender.
  • Addendum II pada tanggal 20 Juli 2017 mengubah pada pasal- pasal lingkup pekerjaan, nilai pekerjaan, cara pembayaran serta jangka waktu pelaksanaan. Perubahan lingkup pekerjaan padaaddendum II berupa penambahan pekerjaan paket A1 tahap 2 dan penambahan volume struktur baja pada paket B1. Penambahan pekerjaan tersebut menambah nilai kontrak menjadi Rp337.988.127.000,00. Selain hal tersebut, jangka waktu pekerjaan juga bertambah menjadi 345 hari kalender.

Waktu pelaksanaan ditetapkan selama 345 hari kalender terhitung sejak kejadian-kejadian di bawah ini telah terpenuhi secara kumulatif berdasarkan tanggal terakhir yang tercapai sebagai berikut:

(1) Ditandatanganinya Perjanjian oleh para Pihak.

(2) Ditandatanganinya Berita Acara Serah Terima Lahan oleh Para Pihak.

(3) Diterbitkannya Surat Perintah Mulai Kerja oleh Pihak Pertama kepada Pihak Kedua.

(4) Pelunasan Uang Muka oleh Pihak Pertama kepada Pihak Kedua.

Masa pemeliharaan ditetapkan selama 180 hari kalender dihitung sejak Berita Acara Serah Terima Pekerjaan Pertama (BAST ke-1) ditandatangani. Masa Retensi untuk perbaikan setelah masa pemeliharaan selama 14 hari. Sedangkan waktu pelaksanaan pekerjaan sesuai skedul dimulai tanggal 1 Mei 2015 sampai dengan 1 Februari 2016. Ground Breaking Pembangunan Fasilitas Kapal Selam (Paket A1, A2 dan B1) dilaksanakan pada tanggal 6 April 2015.

Berdasarkan dokumen yang diperoleh Tim Investigator KA diketahui bahwa terdapat pemborosan pekerjaan struktur baja dan perselisihan masalah denda keterlambatan penyelesaian pekerjaan dengan uraian sebagai berikut:

Pertama, terdapat ketidakhematan pekerjaan struktur baja (steel structure dan roof work) sebesar Rp80.366.907.573,60

Kedua, terdapat ketidaksepakatan (dispute) terkait Pengenaan Denda Sebesar Rp16.899.406.350,00 karena keterlambatan pelaksanaan pembangunan bangunan fasilitas Kapal Selam oleh PT Waskita

Kedua kondisi di atas bertabrakan dengan Pedoman Pengadaan Barang dan Jasa No. SKEP/37A/10000/II/2013 tanggal 6 Februari 2013 pada BAB I poin 1.6 mengenai Etika Pengadaan nomor 6 yang menyatakan bahwa dalam pelaksanaan pengadaan barang/jasa menghindari dan mencegah terjadinya pemborosan dan kebocoran keuangan perusahaan.

Selain itu, kondisi itu menyebabkan pemberlakuan  pasal 16 ayat 1 Kontrak Nomor: Sper/04/10000/I/2015 dan 02/Kontrak/WK/05/2015 tanggal 12 Januari 2015 tentang Pekerjaan Jasa Konstruksi Pembangunan Bangunan Fasilitas Kapal Selam (Submarine Building Facilities) yang telah diubah terakhir pada tanggal 20 Juli 2016 yang menyatakan bahwa apabila penyerahan pekerjaan mengalami keterlambatan penyelesaian pekerjaan, maka untuk keterlambatan tersebut dikenakan denda yang diperhitungkan dari biaya pekerjaan.(Fahad Hasan&Tim Investigator KA)