PT Pos Indonesia Bangkrut?

Spread the love

BataraNews.com-PT Pos Indonesia terancam bangkrut. Pihak pejabat Pos Indonesia sampai pinjam uang ke bank untuk bayar gaji karyawan. Anggota DPR RI Komisi IV, Rieke Diah Pitaloka tegur kondisi PT Pos Indonesia yang terancam kebangkrutan.Rieke prihatin dengan kondisiPT Pos tidak mampu bayar gaji karyawan.

“PT Pos sedang collapse sampai gaji karyawan pun harus pinjam bank. Saya pribadi akan pertahankan PT Pos sampai tidak pailit karena itu sejarah kemerdekaan bangsa kita ini,” kata Rieke.

Dalam rapat tersebut, Rieke juga menegur Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media, Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno yang dianggap paling bertanggung jawab dengan kondisi PT Pos Indonesia saat ini.

“Saya minta perhatian khusus pada Pak Harry untuk tidak  main-main dengan kondisi PT Pos,” kata Rieke.

Oleh karenanya, ia juga meminta Pemimpin Komisi IV untuk menjadwalkan ulang rapat dengar pendapat (RDP) terkait kondisi PT Pos yang saat ini mengkuatirkan.

“Dan saya minta kepada pimpinan untuk dijadwalkan karena ini tidak bisa ada persoalan yang nanti saya akan buka,” aku Rieke.

Kerugiannya Mencapai Rp130.3 M!

Setelah pendapatan PT Pos Indonesia yang semakin jeblok, yaitu sekitar Rp 114 miliar, juga terlihat potensi kerugian PT Pos Indonesia yang semakin meningkat. Tak tanggung-tanggung, nilainya mencapai ratusan miliar rupiah.

Publik berasumsi, dampak kerugian PT Pos Indonesia yang tak terkendali tersebut, menandakan perusahaan plat merah ini harus bersiap dimuseumkan.

Pasalnya setiap tahun potensi kerugian PT Pos Indonesia ini sangat memprihatinkan. Kata publik, mungkin perusahaan plat merah ini sudah lelah untuk beroperasi lagi ke depan.

Maka publik menyarankan kepada pemerintah untuk menyiapkan tempat agar PT Pos Indonesia bisa beristirahat dengan tenang, seperti museum yang ada di TMII.

Karena perkembangan kerugian yang diambil pada tahun 2005 hingga 2017 saja, terlihat tidak ada sinyal membaiknya, malah semakin buruk, sudah mencapai Rp 130.3 miliar.

“Gimana jika dilanjutkan beroperasi,” kata publik.

Berikut rincian potensi kerugian PT Pos Indonesia setiap tahunnya, sebagaimana yang telah berhasil dihimpun oleh Tim Investigator KA :

  • Pertama, potensi kerugian pada tahun 2005 hingga tahun 2016 terhitung sebesar Rp 22.9 miliar.
  • Kedua, potensi kerugian pada tahun 2010 hingga tahun 2014 terhitung sebesar Rp 8.5 miliar.

Dan terakhir, potensi kerugian pada tahun 2015 hingga 2017 terhitung sebesar Rp 98.8 miliar.(Fahad Hasan&Tim Investigator KA)