Spread the love

BataraNews.com-Bank Bukopin berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan sektor perkoperasian di Tanah Air di tengah semakin maraknya era teknologi finansial dengan merevitalisasi bisnis Swamitra.

Swamitra merupakan kemitraan antara Bank Bukopin dengan koperasi untuk mengembangkan serta memodernisasi Usaha Simpan Pinjam (USP) melalui pemanfaatan jaringan teknologi (network) dan dukungan sistem manajemen yang professional, sehingga dapat meningkatkan pelayanan jasa-jasa keuangan yang lebih luas dan dinamis.

Direktur UMKM Bank Bukopin Heri Purwanto mengungkapkan revitalisasi bisnis Swamitra dilakukan sejalan dengan strategi Perseroan untuk memperkuat bisnis ritel. Revitalisasi dilakukan dengan menyempurnakan model bisnis Swamitra sehingga penyaluran pembiayaan dapat langsung menyasar ke anggota koperasi.

“Sebagai lembaga keuangan yang didirikan oleh gerakan koperasi, serta mengemban Misi untuk turut mengembangkan usaha Mikro, Kecil dan Koperasi, Bank Bukopin tentu memiliki komitmen yang kuat untuk terus memperkuat bisnis koperasi di Indonesia,” ujarnya disela-sela kegiatan peringatan Hari Koperasi Nasional di Purwokerto, Jumat (12/7).

Seiring dengan berkembangnya Industri Jasa Keuangan berbasis Teknologi (Fintech), Bank Bukopin pun telah menyiapkan pengembangan transformasi sistem teknologi yang dimiliki untuk menyesuaikan bisnis dengan kondisi pasar saat ini.

“Dengan demikian, kami harapkan kedepannya Swamitra dapat tetap bersaing dalam Industri Jasa Keuangan sehingga dapat mempertahankan dan meningkatkan layanan kepada anggota maupun calon anggotanya,” lanjutnya.

Penyempurnaan bisnis Swamitra juga dilakukan dengan memperkuat digitalisasi pada berbagai aspek, mulai dari sistem database nasabah hingga sistem pelayanan. Dalam hal ini, Bank Bukopin telah menyiapkan aplikasi khusus untuk bisnis Swamitra.

Dalam melakukan kerja sama dengan koperasi, Bank Bukopin menyediakan layanan dan fasilitas kepada Koperasi berupa teknologi online di Seluruh Indonesia, konsultasi manajemen dan pembinaan Sumber Daya Manusia serta Permodalan guna memberikan kemudahan kepada koperasi dalam melayani anggota maupun calon anggotanya.

Saat ini Swamitra telah memiliki jaringan sebanyak 508 unit outlet yang tersebar di 35 kota seluruh Indonesia. Sampai dengan Juni 2019, Swamitra telah membukukan total aset sebesar Rp1,43 triliun dan total Pinjaman Yang Diberikan sebesar Rp1,2 triliun serta memberdayakan 2.424 karyawan.

Dalam melakukan proses Analisa Kredit, Swamitra telah dibekali dengan sistem yang berbasis Teknologi Digital yang disebut dengan Sistem Informasi Keuangan Mikro (SIKM), sehingga Swamitra dapat memberikan layanan yang cepat dan tepat serta menjaga komitmen Service Level Agreement (SLA) kepada anggotanya.

Bank Bukopin telah mengembangkan Swamitra sebagai program kemitraan dengan koperasi sejak 1997. Pada 12 Juli 1998 Swamitra diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia ke-3, Prof Dr. Ing. B.J. Habibie.

“Tentu saja Bank Bukopin membutuhkan dukungan dari Industri Perkoperasian dan Pemerintah Indonesia untuk mewujudkan cita-cita Koperasi sebagai Soko Guru Perekonomian Indonesia,” ujar Heri Purwanto.(Fahad Hasan)