BataraNews.com-Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Riau menilai kasus korupsi di kantor cabang PT. Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk harus ditindak tegas oknumnya. Pasalnya, masalah ini diyakini akan berdampak pada lunturnya nilai kepercayaan masyarakat dan dunia usaha terhadap perbankan plat merah itu.

Ketua Apindo Riau, Wijatmoko Rah Trisno menyebut, pihak berwenang di BRI harus sesegera mungkin memecat oknum di internal perbankan yang diduga terlibat dalam banyak perkara korupsi di tubuh BRI ini. Langkah itu harus diambil agar masyarakat, termasuk dunia usaha tidak lagi was-was untuk menyimpan uangnya di perbankan itu.

“Saya sangat yakin, jika tidak segera dipecat oknum-oknum yang terlibat dalam kasus korupsi ini, bukan tidak mungkin kepercayaan nasabah termasuk dunia usaha akan luntur,” uangkapnya.

“Secara umum memang ini kasuistik,” sebut Wijatmoko. Namun demikian BRI arus segera membenari internalnya agar masalah korupsi dan pembobolan mesin ATM tidak lagi bikin resah nasabahnya.

Sebagai perbankan besar yang bernaung di bawah pemerintah, secara prinsip perbankan ini punya Standar Operasional Prosedur (SOP) yang lengkap. Tapi lemahnya pengawasan membuat kasus korupsi dan pembobolan mesin ATM terus saja terjadi hingga berulang-ulang.

“Mengingat kejadian ini sering berulang, maka saya patut menduga ada keterlibatan pejabat-pejabat bank terkait, di belakang semua ini,” ujarnya.(Fahad Hasan&DBS)