BataraNews.com-Jaminan pelaksanaan merupakan jaminan yang diberikan oleh penyedia jasa kepada pemberi kerja pada saat memulai suatu pekerjaan, baik untuk pengadaan aktiva tetap maupun barang dan jasa yang digunakan untuk mendukung kegiatan operasional Bank SumselBabel.

Buku Pedoman Perusahaan (BPP) Material dan Logistik Bank SumselBabel mengatur secara khusus tentang jaminan pelaksanaan yang wajib disampaikan oleh penyedia jasa untuk pengadaan barang dan jasa yang bernilai di atas Rp100.000.000,00. Sementara jangka waktu berlaku jaminan pelaksanaan sekurang-kurangnya sejak tanggal penandatanganan kontrak sampai dengan 14 hari setelah jangka waktu pelaksanaan berakhir berdasarkan kontrak. Namun, jangka waktu jaminan pelaksanaan pada 45 pekerjaan belum sepenuhnya mempedomani BPP material dan logistik.

Berdasarkan analsis Tim Investigator KA atas dokumen kontrak pengadaan barang dan jasa serta jaminan pelaksanaan pada 95 pekerjaan senilai Rp50.243.199.804,00 diketahui terdapat 45 jaminan pelaksanaan pekerjaan sebesar Rp979.292.045,00 yang masa berlaku jaminan pelaksanaannya kurang dari masa berlaku kontrak ditambah dengan 14 hari kalender.

Jelas sekali kondisi tersebut tidak sesuai dengan BPP material dan logistik buku I dan klausula kontrak tentang jaminan pelaksanaan. Sehingga mengakibatkan masa klaim atas kegagalan/ wanprestasi pekerjaan pengadaan barang dan jasa menjadi lebih pendek. Asal muasalnya, disebabkan oleh Divisi Umum dan users kegiatan terkait diduga tidak cermat dalam menerima jaminan pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan BPP material dan logistik. Publik menghimbau kepada Direktur Utama Bank Sumsel-Babel agar memerintahkan Pimpinan Divisi Umum dan users kegiatan terkait untuk meningkatkan kecermatan dalam penerimaan jaminan pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan BPP Material dan Logistik. (Fahad Hasan&Tim Investigator KA)