Spread the love

BataraNews.com-Pada tanggal 16 September 2015 Bank Mandiri menandatangani Perjanjian Fasilitas Jangka Panjang Tanpa Agunan dengan CDB atau China Development Bank. Pinjiman Bank Mandiri dari Bank China (baca CDB) ini terbagi dalam 2 fasilitas, yaitu Tranche A berupa pinjaman langsung dari Bank China dalam valuta USD (dollar Amerika) dengan total fasilitas sebesar USD.700.000.000 atau setara dengan Rp 9.6 triliun.

Kemudian pinjaman Bank Mandiri ke Bank China dalam bentuk Tranche B berupa pinjaman langsung dalam valuta CNY dengan total fasilitas sebesar CNY 1.908.420.000 atau setara dengan Rp 4 triliun. Total pinjaman Bank Mandiri ke Bank China sebesar Rp 13.6 triliun ini sudah dicairkan pada tanggal 13 November 2015, 3 Desember 2015, 11 Desember 2015, 18 Desember 2015, dan 25 Desember 2018.

Dari data yang diperoleh Tim Investigator KA, tidak ada informasi terkait pinjaman Bank Mandiri ke Bank China ini, diperuntukkan apa saja. Namun, pernah ada kabar bahwa China akan mengucurkan anggaran untuk membangun kereta api cepat Jakarta – Bandung.

Namun hingga berita ini disusun, redaksi BataraNews.com telah mengontak pihak Bank Mandiri, namun hingga artikel ini disusun tidak ada tanggapan dari mereka.(Fahad Hasan&Tim Investigator KA)