Keracunan Takjil, Belasan Peserta Aksi di Bawaslu Muntah-muntah

Spread the love

BataraNews.com – Sedikitnya 12 orang peserta Aksi Damai ke Bawaslu kemarin (10/5/2019) mengalami muntah-muntah setelah memakan ‘takjil’ (makanan buka puasa) yang diberikan oleh seorang wanita yang tidak dikenal.

Hal tersebut diungkapkan Waketum Dua Bidang Intelijen, Keamanan dan Organisasi Gerakan Nasional Cinta Prabowo (GNCP), Muhammad Saleh yang mengatakan sebanyak 12 orang massa aksi damai di depan Bawaslu RI tadi sore mengalami keracunan usai memakan takjil yang diberi seseorang yang tak dikenal.

“Jadi kronologinya ada oknum yang tidak dikenal membawa roti atau kue di dalam koper kemudian itu dibagi pada saat aksi dan salah satu korbannya adalah Ibu Zubaedah dimana beliau adalah pengurus GNPC Jawa Barat,” ucap Muhammad Saleh, Jumat malam (10/5), seperti dilansir rmol.

Menurut laporan rmol, terdapat lima orang salah satunya yakni Zubaedah yang merupakan pengurus GNPC Jawa Barat  yang sedang mendapat penanganan medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSCM, Jakarta. Sebelumnya, dua orang sudah kembali ke rumahnya masih-masing.

“Iya di dalam ada lima orang, tadi dua orang sudah pulang,” ucap seorang ibu yang mengaku dari Srikandi Prabowo-Sandi, Sabtu dini hari (11/5).

Saat ditanyai penyebabnya, ia tidak bisa memberikan penjelasan lebih lanjut lantaran hingga kini pihak dokter masih memberikan tindakan medis dan akan dilakukan pengecekan apakah benar mengalami keracunan.

“Saya belum berani bilang kalau keracunan, karena masih dilakukan forensik sama dokter,” katanya.

Namun, beberapa netizen yang kebetulan melihat kejadian dan membezuk korban menilai bahwa gejala keracunan yang disertai muntah-muntah tersebut mirip dengan gejala umum yang dialami oleh para petugas KPPS yang meninggal.