Spread the love

BataraNews.com – Israel memborbardir Jalur Gaza memasuki hari ketiga pada hari Ahad.

Menjelang larut malam pada hari Ahad, serangan Israel telah menewaskan 19 warga Palestina hari itu, menjadikan jumlah korban setidaknya 27 warga Palestina meninggal sejak Israel meningkatkan serangan mematikannya di wilayah itu pada hari Jumat.

Para pejabat kesehatan di Gaza terus mengumumkan kematian baru hampir setiap jam, termasuk Ahad malam Amani al-Madhoun, seorang wanita berusia 33 tahun yang sedang hamil.

Dia adalah wanita hamil kedua yang meninggal dalam eskalasi saat ini, meskipun organisasi hak asasi manusia terus menyelidiki penyebab ledakan yang menewaskan seorang ibu hamil dan seorang anak kecil pada hari Sabtu.

Juga pada Ahad malam, kementerian kesehatan di Gaza mengumumkan bahwa tiga orang telah tewas dalam serangan udara Israel di utara, termasuk seorang bayi, meskipun beberapa rincian segera tersedia.

Di Israel, empat orang telah tewas ketika faksi-faksi Palestina membalas tembakan dengan rentetan roket yang mencapai puluhan kilometer ke Israel.

Pesawat-pesawat tempur dan artileri Israel terus menyerang lebih dari 100 lokasi di seluruh wilayah yang dikepung, menghancurkan tujuh bangunan perumahan dan pusat komersial terbesar, setidaknya 14 rumah, serta kantor. Demikian menurut kelompok hak asasi manusia yang bermarkas di Gaza, Al Mezan.

Lusinan rumah lagi di sekitar bangunan yang ditargetkan mengalami kerusakan.

“Tindakan Israel itu telah menyebabkan ketakutan dan kepanikan di kalangan warga sipil, terutama anak-anak, yang merupakan setengah dari dua juta penduduk Gaza,” katanya. [alumni212.id]