BataraNews.com -Komandan Kordinator Pusat Brigade Pelajar Islam Indonesia (PII) Sureza Sulaiman, menghimbau kepada pelajar dan masyarakat Indonesia agar tidak melakukan tindakan apapun yang dapat memecah belah bangsa.

Sureza mendorong pelajar dan masyarakat luas agar lebih bijak dalam menerima informasi dari manapun supaya segala aktifitas di negara ini berjalan dengan lancar.

“Dengan sistem demokrasi yang sekarang mulai terbuka ini, kita semua berharap tidak ada virus-virus perpecahan pada masyarakat indonesia” Ujarnya saat ditemui di sekretariat PB PII, Menteng, Jakarta Pusat.

“Kalau masyarakat sadar dan sepakat asas persatuan negara Indonesia, tentunya menjadi hal penting yang harus kita jaga bersama” sambungnya. 
Menurutnya, kondisi pasca pemilu 2019 ini dirasa sangat mengkhawatirkan bagi bangsa ini.

Sureza berjanji pihaknya bakal berupaya semaksimal mungkin supaya masyarakat Indonesia khususnya pelajar lebih mengedepankan nilai persatuan dan kesatuan bangsa ini.

“Menggunakan hak berdemokrasi di Indonesia memang menjadi hak. Tetapi, semua ada aturan dan punya lembaga masing-masing, kita serahkan dulu kepada yang berwajib. Jika pemilu ini ada kecurangan atau isu apapun ada lembaga yang berhak atas itu,” ujar dia.

Sureza menambahkan, pihaknya mengapresiasi KPU sebagai penyelenggara Pemilu 2019 meskipun masih banyak yang perlu dibenahi.
Hal ini penting, kata Sureza sambil mengajak masyarakat untuk menunggu hasil keputusan KPU agar demokrasi kita berjalan dengan stabil, aman dan damai. [ Nur cholish hasan ]