Spread the love

BataraNews.com – Pasca pertemuan Prabowo dengan Ust. Abdul Shomad (UAS) yang diakhiri dengan dukungan dan tausiyah UAS ke Prabowo, harapan umat dan rakyat Indonesia semakin tinggi untuk mengganti kepemimpinan lembaga tinggi negara, yaitu Presiden.

Harapan ingin mengganti tampuk kepemimpinan nasional disebabkan karena pemerintahan Jokowi saat ini dinilai gagal dalam mengemban amanah sebagai Presiden RI. Sebagian besar rakyat Indonesia sudah sepakat untuk segera mengganti kepemimpinan secara konstitusional melalu Pilpres 2019 yang akan sehari lagi diadakan serentak diseluruh tanah air.

UAS sebagai tokoh ulama yang berpengaruh saat ini telah melihat sosok Prabowo – Sandi dinilai lebih tepat untuk mengemban amanah kepemimpinan tersebut hingga akhirnya mendukung dan itulah maksud pertemuan UAS dengan Prabowo beberapa waktu lalu.

Dalam pertemuan tersebut, UAS sempat berpesan kepada Prabowo, jika dirinya Allah takdirkan menjadi Presiden, yaitu jangan undang UAS ke Istana dan jangan UAS diberikan jabatan kenegaraan apapun juga.

Usai dukungan langsung UAS ke Prabowo – Sandi, Fitnahan-fitnahan keji yang ditujukan kepada UAS dilancarkan.

Melalui akun-akun anonim, UAS difitnah sangat keji seperti ; berselingkuh, menerima rumah hingga mobil dari pejabat dan lain-lain.

Namun bukannya fitnah tersebut menurunkan kredibilitas UAS namun malah sebaliknya. Semakin di fitnah, semakin naik kecintaan umat kepada UAS.

Mulai dari tokoh Islam Aa Gym hingga orang biasa saja sama membela UAS. Bahkan tagar #JokowerFitnahKejiUAS menjadi trending topik di media sosial.

Pendiri Darut Tauhid KH Abdullah Gymnastiar ikut prihatin atas serangan fitnah terhadap UAS. Menurut dia, tak akan runtuh martabat seseorang hanya dengan fitnah. “Bila Ustadz Abdul Somad difitnah, sama sekali tak akan meruntuhkan martabat beliau , malah sebaliknya akan semakin menambah derajat kemuliaannya. Insya Allah. Semoga Allah mengampuni dan memberi hidayah kepada penyebar fitnah, sehingga jadi penyebar kebaikan,” kata Aa Gym lewat akun Twitternya @aagym, Senin (15/4).

Namun meskipun dibela oleh banyak orang, UAS pun tetap mengklarifikasi fitnah-fitnah tersebut. Salah satunya melalui akunnya di Facebook.

Abdul Somad menulis dirinya sudah banyak menolak pemberian baik berupa mobil, uang, sampai rumah. “Tahun 2018 menolak hadiah Honda CRV, silahkan tanya Pak Irjen. Pol. Nandang (Mantan Kapolda Riau).” tulis Ustadz Abdul Somad, Senin (15/4).

Tak hanya Honda CRV, UAS juga menolak hadiah Toyota Fortuner dari seorang pengusaha rumah makan. “Tahun 2019 menolak hadiah Toyota Fortuner, silahkan tanya orang baik shalih Pak Puspo Wardoyo, pemilik rumah makan Wong Solo.” katanya.

Yang menakjubkan adalah kesaksian H Endar Muda. Ketua MUI Tenayan Raya, Pekanbaru ini menceritakan bagaimana keteguhan Ustadz Somad saat menolak sejumlah uang dari jamaah untuk membeli mobil baru. “Pak Endar, saya rasa saya tidak cocok menerima hadiah tersebut. Jika Pak Endar dan kawan-kawan ingin berinfaq, silakan berikan kepada orang yang lebih membutuhkan.” tulis H Endar menirukan kalimat yang disampaikan UAS.(*)