Spread the love

BataraNews.com – Menristekdikti Prof M Nasir PhD Ak mengisi kuliah umum “Kebijakan Kementerian Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0” di Samantha Krida Universitas Brawijaya (UB) Malang, Rabu (27/3/2019), seperti dilansir Tribun.

Pesertanya adalah mahasiswa yang memperoleh beasiswa Bidik Misi 2016-2018.

Di acara itu, ia mengenalkan program KIP (Kartu Indonesia Pintar) Kuliah kepada mahasiswa. Ini akan dijalankan pada 2020 oleh Presiden Jokowi jika terpilih nanti.

Namun Kunjungan Menristekdikti ke Kampus Universitas Brawijaya dirasa banyak keganjilan. Hal itu diungkapkan oleh akun opposite6890.

Akun tersebut membeberkan sejumlah bukti adanya unsur kampanye terselubung yang dilakukan Menristekdikti saat kunjungannya tersebut.

Berikut ini beberapa bukti yang berhasil diungkapkan oleh akun opposite6890.

Khawatir sumber nya keburu di hapus, posting sekarang aja.

Install QR Code di Playstore untuk Scan Code

“Ada yang aneh saat Slide Show di tampilkan”.

Ada QR Code yg di tampilkan agar Mahasiswa dapat scan QR Code dan melihat isinya.

Dan ternyata QR Code tersebut terhubung ke satu website.

http://hebatdiki.com/index.html .

Namun isi dari website tersebut ternyata, Kampanye dan Kampanye Hitam serta Hate Speech.

Detail Pemilik Website terproteksi, namu Registran terdaftar di www.domainesia.com .

Kita lihat apakah Website tersebut akan tetap ada atau dihapus ?? Kita lihat saja.

Saat ini Website tersebut sudah berhasil di Archive di : .

http://web.archive.org/web/20190327212802/http://hebatdiki.com/index.html .

Menurut pantauan redaksi, website tersebut memang berisi sejumlah gambar-gambar kampanye Jokowi. Misalnya seperti berikut ini.

Redaksi juga telah mencoba mencek kebenaran QR Code yang ditampilkan apakah benar terhubung ke website http://hebatdiki.com/index.html dan saat redaksi mencek saat ini QR Code tidak terhubung kemana-kemana.

Bisa saja linknya sudah terhapus saat ini atau memang QR Code dan link tidak saling terhubung dari awal. Bagaimana menurut Anda ? (*)