Spread the love

BataraNews.com – Dinas Penanaman Modal dan PTSP DKI Jakarta memberikan data bahwa program OK OCE berkontribusi terhadap perekonomian Jakarta sebanyak 350 Milyar rupiah selama tahun 2018.

Data tersebut diungkapkan oleh Ketua Umum OK OCE Indonesia, Iim Rusyamsi, dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis 21 Maret 2019, seperti dilansir Viva.

Iim mengungkapkan, OKE OCE telah menyumbangkan Rp350 miliar lebih bagi perekonomian di DKI Jakarta, selama 2018, dan melibatkan lebih dari 20 ribu UMKM. 

“Kami optimis kontribusi kami kepada perekonomian Indonesia akan lebih besar, karena di Jakarta saja, peserta OK OCE mampu mengkontribusikan investasi senilai lebih dari Rp350 miliar selama 2018 ,” kata Iim. 

Iim menyebut bahwa program OK OCE di seluruh daerah di Indonesia sudah memiliki anggota sebanyak 90 ribu pengusaha UMKM dengan melibatkan banyak penggeraknya di berbagai wilayah.

“Saat ini, kami telah memiliki lebih dari 90 ribu anggota di seluruh Indonesia.  Kami amat menyambut baik antusiasme masyarakat yang mau bergabung dan mengikuti pelatihan.  Tidak terkecuali para relawan yang membuka pintu agar kami selalu memberikan pelatihan-pelatihan di daerah,” kata Iim.

Seperti diketahui, OKE OCE merupakan program unggulan Sandiaga Uno, pendiri dari OK OCE Indonesia. Iim menyebutkan, OK OCE Indonesia kerap kali mendapatkan berita negatif yang sering mengatakan bahwa program tersebut mengalami kegagalan. Padahal menurutnya, jumlah gerai OK OCE yang sukses dan berjalan lebih banyak dari yang gagal.   

“Banyak yang mengatakan kami gagal, tapi hal tersebut tidak benar. Kegagalan adalah pelajaran bagi UMKM tapi mereka bangkit, dan OK OCE Indonesia bersama penggeraknya selalu mendampingi dan menyemangati mereka,” kata Iim. 

Iim merespons rumor negatif tersebut dengan mengatakan bahwa itu konsekuensi dari pesta demokrasi saat ini.  

“Ini konsekuensi dari pesta demokrasi yang ada.  Kami tidak patah semangat, bahkan makin berjibaku di lapangan untuk makin banyak melatih teman-teman UMKM,” tuturnya. (*)