Spread the love

BataraNews.com – Sebuah pesan berantai yang dikirim oleh yang menamakan dirinya sebagai Komunitas Spionase & Intelijen membeberkan teori konspirasi tentang rencana Cina yang akan ‘menjajah’ Indonesia dengan cara merampas sejengkal demi sejengkal tanah Indonesia secara licik.

Berikut fakta-fakta dan teori yang dibeberkan Komunitas Spionase & Intelijen yang pesannya cukup viral tersebar di pesan Whatsapp.

Dibawah pemerintahan Jokowi, Cina diduga sedang membangun negara Super Power di Wilayah Indonesia, Luasnya Ratusan kali negara Singapura.

Data Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pada Januari 2019, Para Mafia Konglomerat Taipan China Telah Kuasai 8,3 Juta Hektar Tanah Indonesia di 4 Provinsi ( Kalimantan, Sulawesi, Sumatra dan Papua ).

Jika 1 HA dihuni oleh 1 imigran Chinese, maka 8 juta HA dapat menampung 8 juta Chinese.

TNI tak punya kuasa atas kekuasaan para konglomerat hitam ini yang mengendalikan politik Indonesia.

Pada tahun 2017, tiga Instalasi militer dibangun di area jutaan HA tersebut yang tak terdeteksi oleh TNI karena letaknya ratusan Kilometer ditengah hutan Kalimantan, Sulawesi dan Papua.

Per-Agustus 2018, area yang mereka kuasai menjadi ZONA LARANGAN TERBANG untuk menutupi aktivitas militer tentara merah.

Musuh Negara Diberikan Tanah Jutaan Hektar Oleh Jkw.

Jutaan tentara merah yang berkamuflase menjadi buruh pun didatangkan langsung dari China.

4 Gelombang masuknya Tentara Merah pada 2019 tak lagi sembunyi-sembunyi, mereka masuk wilayah Indonesia melalui Bandara-bandara Internasional di Indonesia.

Hoaks atau tidaknya pesan tersebut mari sama-sama kita peduli terhadap kondisi bangsa ini yang diam-diam telah digerogoti bangsa lain yang memiliki niat jahat terhadap rakyat dan kedaulatan Indonesia.(*)