Muak dengan Ratusan TKA Cina yang tinggal diwilayahnya, Warga ini Blokir Bis Jemputan

Spread the love

BataraNews.com – Ketegangan warga dengan hadirnya TKA Cina yang sangat banyak akhirnya memuncak. Kejadian ini diawali oleh mobil seorang warga yang tinggal di perumahan Citra Garden BMW Cilegon yang memblokir jalan masuk perumahan tersebut agar bis jemputan yang khusus menjemput ratusan para pekerja dari TKA Cina ini tidak bisa masuk.

Sempat terjadi adu mulut antara warga dan 2 orang yang diduga TKA Cina karena tidak bisa berbahasa Indonesia. Warga tersebut nampak emosi terkait pemblokiran Bis tersebut. Dalam adu mulutnya tersebut, dengan bahasa Inggris sang warga menjelaskan jika pengembang Citra Garden BMW telah melanggar aturannya sendiri dengan menyewakan perumahan untuk para pekerja TKA Cina .

Warga tersebut menjelaskan kalau mereka telah dua kali melapor namun kembali tidak digubris oleh pihak pengembang perumahan tersebut yang diketahui merupakan milik Ciputra Group.

Ketegangan warga dan TKA Cina ini bukanlah kali ini saja terjadi. Kebijakan Jokowi yang membuat mudah TKA Cina bekerja di tanah air dinilai menjadi penyebab banyaknya TKA Cina bekerja ditanah air tanpa skill yang memadai namun digaji berlipat-lipat.

Menurut laporan , setidaknya ada 2000 buruh kasar asal Tiongkok yang bekerja di Cilegon.

“Tenaga kerja asing saya kira itu faktanya memang cukup besar,” ujar Mantan Ketua DPR Ade Komarudin (Akom), di Komplek Widya Chandra, Sudirman, Jakarta, Minggu (25/12).

Politikus Partai Golkar juga mendapatkan informasi kalau tenaga kerja asal Tiongkok bisa datang ke Indonesia dengan dibantu oleh oknum aparat. Hal itu seperti aduan dari masyarakat yang terjadi di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tenggah.

“Konon, Mereka diangkut oleh orang yang badannya tegap-tegap dengan truk tronton” katanya.

Kasi Korwas PPNS Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Banten, Kompol Wendi Andriyanto juga telah mengungkapkan beberapa waktu lalu, berdasarkan informasi dari PPNS dan pengawas  Ketenagakerjaan, di Provinsi Banten banyak Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China ilegal. Bahkan sebagian akan dideportasi oleh pihak imigrasi lantaran ilegal.

Ia juga mengungkapkan, sebagian besar warga negara asing  tersebut bekerja di perusahaan konstruksi sebagai buruh konstruksi bukan profesional. Regulasi yang belum jelas membuat pihaknya kesulitan untuk melakukan pengawasan terhadap pekerja asing ilegal karena kesimpang siuran antara kebijakan pemerintah dengan aturan yang ada. (*)

Berikut video adu mulu warga dengan TKA Cina.