Spread the love

BataraNews.com – Bukti cinta dan solidaritas Indonesia untuk Palestina sudah ada sejak puluhan tahun silam.

Sebuah perangko jadul (lama) yang jadi saksi bisu sejarah kedekatan kedua bangsa. Perangko tersebut bernilai Rp.100,- dan berangka tahun 1978.

Dalam perangko tersebut terdapat gambar masjid Al Aqsho kebanggaan bangsa Palestina dan Umat Islam sedunia, juga terdapat tulisan berbahasa Inggris yang rupanya adalah sebuah ungkapan semangat dan penghargaan untuk bangsa Palestina.

Sebagaimana diketahui dalam sejarah kemerdekaan Indonesia, Gong dukungan untuk kemerdekaan Indonesia ini dimulai dari Palestina. M. Zein Hassan, Lc (Ketua Panitia Pusat Perkumpulan Kemerdekaan Indonesia) dalam bukunya “Diplomasi Revolusi Indonesia di Luar Negeri” (hal. 40) menyatakan tentang peran serta, opini dan dukungan nyata Palestina terhadap kemerdekaan Indonesia, di saat negara-negara lain belum berani untuk memutuskan sikap.

Palestina ini diwakili oleh Syekh Muhammad Amin Al-Husaini, mufti besar Palestina. Pada 6 September 1944, Radio Berlin berbahasa Arab menyiarkan ‘ucapan selamat’ beliau ke seluruh dunia Islam, bertepatan ‘pengakuan Jepang’ atas kemerdekaan Indonesia.

Bahkan dukungan ini telah dimulai setahun sebelum Sukarno-Hatta benar-benar memproklamirkan kemerdekaan RI. Seorang yang sangat bersimpati terhadap perjuangan Indonesia, Muhammad Ali Taher (seorang saudagar kaya Palestina) spontan menyerahkan seluruh uangnya di Bank Arabia tanpa meminta tanda bukti dan berkata: “Terimalah semua kekayaan saya ini untuk memenangkan perjuangan Indonesia”. Setelah itu dukungan mengalir.

Berikut isi ungkapan yang ada di dalam perangko tersebut.

Indonesia – Palestine

“To the Welfare of the Families of Martyrs and Freedom Fighters of Palestine”

“Demi kesejahteraan keluarga Para Syuhada dan kebebasan para pejuang Palestina”. (muhammadhusein_gaza)