azki 19/12/2018 10:34 AM
Spread the love

BataraNews.com – Jutaan Uyghur dan etnis muslim minoritas lain sedang ‘dididik’ di kamp konsentrasi tanpa bisa melakukan kontak dengan keluarganya, di bawah sebuah aturan yang dirancang untuk ‘mencegah terorisme’ di Provinsi Xinjiang, daerah Barat Laut dari negeri Tiongkok itu, ujar petugas pada RFA Uyghur Service, sebuah grup advokasi khusus bangsa muslim Uyghur yang berbasis di Washington.

Kamp ini secara formal disebut “Sekolah Pendidikan Profesional”, setelah sebelumnya dinamai “Sekolah Pelatihan Sosialis”, dan nama lainnya sejak awal 2017, seperti “Sekolah Pelatihan Kontra-teroris”, lanjut petugas.

Para pengamat percaya kamp-kamp ini sedang beroperasi di Xinjiang dan berisi para tahanan dari Uyghur, Kyrgyz dan komunitas Kazakh – di bawah aturan dari Partai Komunis Garis Keras Xinjiang, dengan sekretaris Chen Quanguo.

Otoritas China menahan orang-orang ini di ‘pendidikan politik’ bukan karena mereka berbuat kriminal, tapi karena mayoritas mereka tidak dapat diambil komitmenya terhadap nilai komunis yang diterapkan secara paksa, ujar Sophie Richardson, Direktur Urusan China di Human Rights Watch.

Dilansir atimes.com, pemerintah Cina mengklaim bahwa kamp ini dimaksudkan untuk mendorong inklusi sosial & identitas nasional komunis, serta memberikan para lelaki Uyghur keterampilan berbahasa Mandarin, serta sejarah Tiongkok, yang dipertimbangkan untuk karir mereka ke depannya.

Di kamp ini, orang Uyghur dan minoritas muslim digembar-gemborkan paham komunis, harmonisme ras, serta dicekoki pamflet-pamflet propaganda politik.

Agar bisa bebas dari pendidikan ini, keluarga dapat menebusnya dengan pernikahan salah seorang wanita mereka dengan ras Han yang nonmuslim. Pernikahan yang tidak lazim bagi muslim Uyghur tersebut juga diiming-imingi dengan janji tunjangan uang, baik cash, maupun tunjangan perumahan, atau bonus untuk bayi senilai puluhan ribu Yuan.

Tahun 2018 ini pemerintah komunis mengirim utusan untuk ditempatkan di rumah-rumah muslim. Melakukan ceramah, interogasi, memaksa keluarga menyampaikan informasi pribadi & pandangan politik mereka.

Saat muslim Uyghur terdzolomi sudah selayaknya kita sebagai saudara seiman untuk membantu melalui melalui Bank Mandiri Syariah 700 153 4917 a/n Yayasan BSMU-DuniaIslam.
Informasi lebih lanjut dapat menghubungi wa.me/628111888465 (WA & Phone) dan 021 422 8999.
*Termasuk biaya operasional