Syariah Mandiri Bangun Tiga Sekolah Darurat Pasca Bencana Palu

Spread the love

BataraNews.com – Bencana Palu telah banyak menghancurkan sekolah dan bangunan lainnya. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 422 sekolah rusak terdampak bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Banyak sekolah yang mengalami rusak berat sehingga tidak bisa di perbaiki kembali melainkan harus dibangun. Anak-anak yang berdampak gempa harus tetap sekolah dan harus mulai mengurangi gangguan psikologis akibat gempa.

BSM Umat sebagai lembaga fokus pada pendidikan dalam kondisi darurat akan mendukung beberapa sekolah untuk kemudian bisa kembali survive.  Dimulai dari pembuatan sekolah darurat, dalam kondisi sekolah normal ada kegiatan belajar mengajar yang alat ukur pengajaran sudah terstandarisasi.  Sementara dari sekolah darurat disusun sebuah mekanisme baru dalam kegiatan belajar mengajar. Tidak hanya siswa yang mengalami dampak gempa, namun juga para guru pun terdampak.

Materi dan pengajaran pada sekolah darurat  lebih menitik beratkan kepada pendidikan psikososial . Dalam terminologi departemen kesehatan dan departemen sosial, dukungan psikososial mengacu kepada upaya memberikan terapi kepada para korban pasca bencana agar dapat kembali menjalani kehidupannya yang normal tanpa dibayang-bayangi perasaan trauma .

Dalam tahap pertama diberikan support yang bernama PFA (Psikological First Aid). Dukungan ini tidak harus dilakukan oleh seorang psikolog, namun bisa diberikan oleh orang-orang yang sudah terlatih atau bersertifikat  untuk memberikan dukungan psikosial (terapi) pada masyarakat berdampak (bencana).  Pasca terjadi bencana,  BSM Umat memberikan dukungan secara psikologis supaya masyarakat yang berdampak bencana dapat mengelola kondisi psikologinya sehingga tidak menimbulkan trauma berkepanjangan.

Bank Syariah Mandiri melalui BSM Umat berencana membangun tiga sekolah darurat sebagai dukungan psikososial. Palu masih sangat memerlukan bantuan untuk memperbaiki kondisi yang ada. Mari bersama bergandengan tangan memberikan dukungan psikososial untuk para masyarakat yang berdampak bencana.(bsmu)