Tuai Pujian Namun Terancam di Karir, Khabib Minta Maaf

Spread the love

BataraNews.com – Gara-gara Atlet Tarung Bebas bernama  Khabib Abdulmanapovich Nurmagomedov atau lebih dikenal dengan nama Khabib Nurmagomedov olahraga tarung bebas atau MMA menjadi lebih terkenal sekarang.

Khabib adalah seniman bela diri campuran profesional Rusia dari suku Avar. Setelah tidak pernah kalah dalam berkelahi dalam karirnya, Khabib adalah Juara Dunia Combat Sambo dua kali dan saat ini memegang rentetan tak terkalahkan terpanjang di MMA, dengan 27 kemenangan.

Nama khabib menjadi trending topik dunia setelah pertandingannya  melawan Conor McGregor menjadi sebuah pertandingan yang ‘tak biasa’.

Sebelum pertandingan UFC 229 tersebut digelar, McGregor yang merupakan lawan Khabib telah memprovokasi dirinya dan tim Khabib.

Mulai dari insiden penyerangan bus yang membawa tim Khabib oleh tim Mcgregor hingga provokasi saat pertemuan pra laga membawa kesan tersendiri bagi Khabib dan tim.

Dalam sesi konferensi pers 20 September lalu, McGregor telah berbicara kasar pada Khabib. Namun Khabib tidak meladeninya. Puncaknya adalah aksi McGregor yang menawarkan whisky kepada Khabib. Khabib menolak dengan tegas, namun McGregor memaksanya.

Beruntung, pembawa acara mampu meredam aksi provokatif McGregor. Pada konferensi pers tersebut sempat terjadi perdebatan diantara keduanya. Lagi-lagi, McGregor melontarkan kata-kata kasar. Salah satu kekonyolan Mcgregor adalah sering memprovokasi Khabib dengan menghina agamanya, negaranya dan ayahnya.

Seperti diketahui. Khabib terlahir dari keluarga muslim taat yang juga diketahui tidak pernah meminum-minuman keras. Gaya Unik lainnya Khabib adalah sering mengucapkan ‘Alhamdulillah’ dalam setiap kesempatan.

Kericuhan terjadi Pasca Khabib Memenangkan pertandingan

Sudah dinyatakan menang, emosional Khabib meninggi pada orang yang diduga tim McGregor di luar arena.

Suasana semakin ricuh setelah Khabib keluar ring dan ingin menyerang orang tersebut  hingga petugas keamanan harus turun tangan.

Bukan tanpa alasan, Khabib menjelaskan aksi dirinya usai laga pada saat konferensi press.

Dilansir dari Independent, Khabib Nurmagomedov mengatakan jika dirinya kehilangan ketenangan usai mendengar ucapan rasis sebelum pertarungan.

Sebelum pertarungan berlangsung McGregor sempat mengucapkan kata-kata rasis yang menyinggung Khabib.

Pada laman tersebut, Khabib menyebut jika dirinya hanya manusia biasa yang tidak bisa menahan umpatan yang berbau rasis.

“Saya ingin meminta maaf pada komisi atletik, maaf pada Vegas,” ujar Khabib.

“Ini bukan sisi baikku, aku manusia dan aku tidak tahu bagaimana orang dapat berkata dengan sekotor itu, saya tidak sadar langsung keluar arena saja,” lanjut Khabib.

“Bagaimana kalau dia bicara tentang keluarga dan agama saya? Mungkin orang-orang akan membicarakan kebringasanku tapi saya ingat pesan ayah saya tentang rasa hormat,” pungkas Khabib.

Usai insiden tersebut, publik dunia banyak memberikan simpati kepadanya dan memberikan apresiasi tinggi kepada Khabib yang telah membela harga diri agamanya, keluarganya dan negaranya. Bahkan Vladimir Putin pun kabarnya menelpon langsung Khabib dan memberikan selamat atas kemenangannya.

Namun, Komisi Atletik Nevada (NSAC) masih menahan bayaran Khabib sebesar US$2 juta sambil melakukan investigasi terkait kerusuhan usai pertarungan. Meski sedang menjadi subjek investigasi NSAC, Khabib dipastikan tidak akan kehilangan gelar juara dunia kelas ringan UFC.

Presiden UFC Dana White mengatakan hukuman untuk Khabib akan datang dari NSAC, bukan dari UFC. White yakin Khabib hanya akan mendapat sanksi skorsing dari NSAC.

“Khabib jelas akan mempertahankan gelarnya. Dia juga akan mendapatkan hukuman, mungkin empat sampai enam bulan larangan tampil. Saat ini NSAC menahan bayaran Khabib, dan menurut saya itu seharusnya tidak terjadi,” ujar White dikutip dari MMA Fighting.(azk)