Faizal Assegaf: PKS Penyokong Teroris

Spread the love

BataraNews.com, Jakarta- Aktivis Progress 98 Faizal Assegaf menuliskan tudingannya soal terorisme yang terjadi di Universitas Riau. Melalui akun Twitter @faizalassegaf yang ia tuliskan pada Senin (4/6). Sebelumnya, Densus 88 mengeledah kampus Univeristas Riau karena terbukti memiliki sejumlha bukti. Terkiat persitiwa tersebut, Fadli Zon dan Fahri Hamzah tidak menyakini bahwa kampus menjadi sarang berkumpulnya para teroris. Menurut Fadli Zon, kampus terdiri dari orang-orang cerdas.

Ia menyatakan, penangkapan terduga teroris di Universitas Riau mencoreng dunia akademik Indonesia. “Ya, mestinya harusnya begitu. Jadi pihak kampus saya kira harus transparan di sini karena ini mencoreng perguruan tinggi kita. PTN, PTS, dunia akademik pendidikan, dan secara keseluruhan nama Indonesia lho. Karena ini di kampus gitu lho,” kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (4/6). Ia meminta pimpinan Universitas Riau memastikan apakah ada keterkaitan pihak kampus dengan penangkapan terduga teroris dengan inisial MNZ tersebut.

Sementara Fahri Hamzah menyesalkan tindakan Densus 88 yang membawa senjata laras panjang saat berada di kampus. Atas pernyataan kedua wakil DPR RI itu, Faizal Assegaf menilai bahwa Fadli Zon dan fahri Hamzah itulah yang memberikan arahan kepada terorisme. Fadli menilai bahwa kaum teroris itu sangat hormat pada pengusung politik radikalisme. “Fadli Zon mengaku tidak yakin bila para terduga teroris berencana manargetkan gedung DPR.

Bisa jd, mereka menunggu arahan dr anda & Fahri Hamzah, terlebih kaum teroris itu sangat hormat pd pengusung politik radikalisme. Dan bisa saja Anda berdua adalah pahlawan bg mereka!,” tulis faizal Assegaf.

Sebelumnya, Faizal Assegaf menilai jika Fahri Hamzah tidak pantas jadi pejabat negara. “Bung @Fahrihamzah, anda semakin tdk layak jd pejabat negara, watak radikalisme PKS mu sangat membara.

Ternyata bukan hanya ISIS yg anda bela, tapi terduga teroris yg kini mulai masuk kampus pun anda nekat utk lindungi. Pejabat busuk seperti anda, harusnya sgr ditangkap,” tulis Faizal Assegaf. Setelah itu, Faizal Assegaf menilai jika Fahri sebaiknya mundur dari wakil ketua DPR Ri. “Bung @Fahrihamzah, semakin bobrok sikap anda membela kejahatan teroris dgn segala retorika busukmu!

Sebaiknya anda mundur dari Wkl Ketua DPR RI, jgn jadikan jabatan & fasilitas negara utk menyuburkan virus radikalisme masuk ke kampus-kampus. Tau dirilah, jgn sok jagoan!,” tulisnya.

Faisal Assefaf lantas menyebut jika partai Keadilan Sejahtera (PKS) penyokong radikalisme dan teroris sehingga wajib dibubarkan. “Reaksi sporadis para politsi PKS yg getol membela terorisme semakin terang2an. Bahkan upaya aparat keamanan melindungi kampus dari ancaman teror bom pun mrk hadang.

Sikap PKS membela kejahatan teroris tsb harus direspon scr tegas oleh seluruh elemen rakyat dan negara! Fakta yg sulit dipungkiri, setiap kali muncul aksi teoris, saat itu pula dgn cepat elite & kader PKS beraksi melakukan upaya pembelaan. Wajar bila rakyat berkesimpulan PKS adalah partai penyokong radikalisme & terorisme, wajib dibubarkan!,” tulisnya. Diketahui, Fahri Hamzah menilai bahwa tindakan densus 88 yang membawa sejata laras panjang untuk mengeledah kampus merupakan tindakan tidak etis.

Menurut Fahri, seharusnya kampus harus dibiarkan terus tumbuh secara intelektualitasnya. Setelah itu, fahri Hamzah menceritakan masa lalunya saat masih menjadi mahasiswa di orde baru. Fahri menambahkan bahwa saat ini, Indonesia dipimpin oleh orang yang kurang akal sehat.