Masjid Al Fattah, Menuju Islam Sesungguhnya

Spread the love

BataraNews.com, Jakarta-Bangunan yang dikelilingi oleh Gereja dan Wihara, akhirnya dapat didirikan dengan kondusif. Pada tahun, 2013, tepatnya di Bulan April, Wali Kota Jakarta Timur yang mewakili Gubernur Joko Widodo pada saat itu, meresmikan bangunan ini. Luasnya dapat dikatakan tidak terlalu luas, hanya sekitar 1.080 meter persegi, dengan tiga lantai, namun fungsinya sangat berarti.  Di lantai dua dihususkan untuk perempuan. Dengan menampung 1.400 jamaah, Masjid Al Fattah, menjadi bangunan fungsional, apalagi ketika orang pulang bekerja. Selain, itu karena letaknya di pinggir jalan, juga untuk mendakwahkan Sunnah. Masjid ini berada di Jalan Jatinegara Timur, Jakarta Timur.

Didirikan oleh pengusahan asal Jawa Timur keturunan Arab dan kini makin solid sesuai dengan dakwah yang dibawalan. Jumlahnya DKM-nya hanya sekitar 15 orang, dengan marbot lima orang, dapat menjalani fungsinya dengan baik. Menurut Ketua DKM, Rasyid Basher, kebanyakan jamaah masjid ini berasal dari warga keturunan Timur Tengah, namun tidak sedikit pula orang Indonesia. Ditambahkan, tujuan, didirikan masjid ini adalah selain memfasilitasi masyarakat untuk beribadah kepada Allah SWT, juga untuk mengembalikan ajaran Islam yang benar atau asli, sesuai tuntunan Rasulullah SAW dan sahabat.

Kajian-kajian di masjid ini juga ada, ujar Rasyed. Mulai Senin hingga Jumat kecuali Hari Kamis, dan ini semua dimulai setelah Maghrib, kita adakan, tegasnya. Selain itu, untuk ibu-ibu atau anak perempuan khususnya, di Hari Rabu dimulai sekitar pukul 13.30 WIBB hingga Ashar.

Banyak Ustadz yang mengisi di masjid ini di antaranya Ustadz Firanda Andirja, Ustadz Yusuf Utsman Baisa, Ustadz Azhar Seif, Ustadz Nizar Jabal, dll. Tak hanya itu, tablik akbar pun pernah dilakukan dengan menghadirkan Syaikh Abdur Razzaq Al-Badr, dosen dari Universitas Islam Madinah, Ustadz Syafiq Bassalamah, Ustadz Erwanndi Tarmizi, Ustadz Zainal Abidin, dll.

Dalam menyambut Bulan Ramadhan 1439 kelak, tenda-tendanya pun telah dipasang. Tak ketinggalan, susunan acara dakwan untuk puasa sedang disusun. Masjid ini mempersiapkan untuk buka puasa yang sebelumnya dilakukan shalat Maghrib. ” Shalat Taraweh hingga pelataran parkir, imamnya pun dari Yaman” tegasnya. Sepuluh akhir puasa, Taraweh akan  dilakukan dua kali. Pukul 20.00 WIBB serta pukul 02.00 WIBB  setiap malamnya hingga akhir Ramadhan. Selain itu juga, dilakukan Sahur bersama pada jamaah yang hadir.

Akhirnya, kita memohon kehadirat Allah SWT agat kita dijadikan Islam yang murni sesuai tuntunan Rasulullah SAW dan para sahabat. Untuk Bulan Ramadhan, kita dapat dimantapkan iman untuk selalu menjadi muslim yang hakiki, amin

(Fahad Thalib)