Foto Sadis Pembantaian Penduduk Rohingya Beredar, Wartawan Fotonya dihukum 14 Tahun Penjara

Spread the love

Bataranews.com – Kantor berita @reuters merilis foto 10 orang pria asal Rohingya yang dibantai dan dibunuh oleh tentara Myanmar. Ada foto yang diambil pada tanggal 1 September 2017. Di antara mereka ada pemuda, petani, pedagang, petani dari desa Inn Din. Dan juga foto mereka keesokan harinya pada tanggal 2 September 2017. Terlihat tumpukan mayat dalam kondisi tangan terikat. Foto tersebut diambil setelah tentara Myanmar menyerang desa Inn Din yang kemudian memaksa penduduknya mengungsi ke Bangladesh.

Dua jurnalis Reuters yang mengambil foto tersebut, Wa Lone dan Kyaw Soe Oo kemudian ditahan oleh pihak Myanmar. Mereka dituduh membocorkan tindakan rahasia yang dilakukan oleh tentara dan polisi Myanmar di desa-desa Rohingya dan dijatuhi hukuman 14 tahun penjara.

Tindakan persekusi oleh pemerintah Myanmar tahun lalu menyebabkan 688 ribu penduduk Rohingnya mengungsi ke Bangladesh. Pemerintah Myanmar bahkan juga rakyatnya banyak yang menyebut etnis Rohingya dengan sebutan Bengali, imigran tak dianggap asal Bangladesh. Status kependudukan mereka dicabut sejak tahun 1982, padahal mereka telah tinggal di sana sejak awal abad ke-12.

Editor: @cordova.media | Sumber: @skynews @aljazeeraenglish