Trump Ancam Cabut Bantuan Ekonomi Bagi Negara yang Pro Palestina

Spread the love

BataraNews.comPresiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan ancaman serius kepada negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa yang mendukung Palestina. Trump mengultimatum tak akan mengucurkan bantuan keuangan kepada negara-negara itu.

Seperti diketahui, sebanyak 128 negara Anggota PBB memberikan resolusinya berupa penolakan terhadap dukungan AS yang mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel.

“Mereka menerima ratusan juta dolar bahkan miliaran, namun mereka voting dan melawan kita,” kata Trump, 20 Desember 2017.

“Biarkan saja mereka melawan. Saya tak peduli,” lanjut Presiden AS saat berbicara di Gedung Putih.

Komentar itu disampaikan Trump  menyusul bakal digelarnya sidang khusus Majelis Umum PBB yang beragendakan voting melawan kebijakan AS melalui adanya rekomendasi resolusi baru. Draft disebutkan tak akan menyebutkan nama negara AS, namun arahnya akan cenderung pada pembatalan pengakuan atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Sementara sebelumnya Duta Besar AS untuk PBB Nikki Haley juga sudah berbicara keras di Dewan Keamanan PBB menyoal voting dan rencana resolusi baru tersebut. Haley mengatakan, hal tersebut tak seharusnya terjadi pada AS yang sudah banyak berbuat untuk PBB dan dunia.

Sementara itu, kritik pedas justru dilontarkan Phil Mudd, mantan direktur Pusat Kontra Teroris CIA.

Ancaman finansial itulah yang dinilai Mudd sebagai “pelacuran diplomatik”.

Mudd melanjutkan bahwa dia tidak yakin akan ada pembalasan terhadap Mesir atau kepada 127 negara lainnya yang memberikan suara “ya” dalam voting di Majelis Umum PBB.

”Amerika tidak akan melakukannya, dan presiden tidak akan mendukungnya,” katanya.(azk)