Fahri Hamzah : Lawan Rencana Yerusalem Jadi Ibukota Israel!

Spread the love

BataraNews.com – Amerika sibuk dengan diri dan kepentingannya sendiri. Apalagi Presiden Donald Trump sendiri tidak pernah baca sejarah, tidak baca konteks dunia. Dia sibuk untuk mengurai bagaimana keluar dari masalah di negerinya sendiri.

Menurut saya, Donald Trump akan dijatuhkan oleh Senat dan Kongres AS, karena penyelidikan tentang keterlibatan Rusia dalam memenangkannya di Pipres AS beberapa waktu lalu itu makin lama makin kelihatan. Jadi, mungkin dia mau mengalihkan isu dalam negerinya itu, tapi akibatnya dia mengorbankan apa yang sudah menjadi percakapan dunia tentang perdamaian dunia, dimana Yerusalem adalah bagian dari negara Palestina yang sampai sekarang merdeka pun ditahan-tahan sehingga menimbulkan ketidakpastian.

Sekarang ini Trump malah membuat pengumuman bahwa Ibukota nya diambil alih. Itu ngawur sekali !.

Kenapa ?. Pertama, Yerusalem itu adalah bagian dari sejarah orang Palestina yang daerah sekitarnya semua sudah dirampas Israel. Tetapi dalam semua perjanjian yang pernah ada, dalam 70 tahun ini, posisi Yerusalem tidak pernah bisa menjadi bagian dari Israel, tetapi lebih dekat menjadi bagian dari Palestina. Dan sejarahnya memang begitu, karena mereka mengelola kota suci, kota agama dimana di situ ada rumah ibadah agama-agama.

Jadi kebijakan Trump ini mencemaskan dunia, tetapi saya berharap dunia jangan bereaksi secara ekstrim. Sebab ini adalah provokasi terhadap dunia untuk menciptakan kekacauan. Sehingga kita melupakan masalah yang menjadi inti persoalannya. Ini kan kabinet Trump sedang goyang. Dan itu urusan dalam negerinya dia.

Tapi kalau dia mengacaukan perdamaian di Bumi Palestina yang sedang kita rancang lama secara bersama, dan kongsi dia dengan Netanyahu ini yang sama-sama punya motif yang jahat kepada keadilan dan kepada perdamaian dunia, maka kita jangan mau bergeming, jangan mau terprovokasi.

Karena mereka semua (Trump dan Netanyahu) sebentar lagi akan berakhir. Indonesia harus lebih keras sikapnya, bukan hanya menyesalkan. Kita mesti kembali pada esensi pendiri bangsa kita dan posisi Palestina didalamnya.

Kalau kita membiarkan pencaplokan ini, apalagi sudah setiap hari Israel mencaplok tanah-tanah disekitar orang Palestina, sekarang jantung nya dicaplok. Ini kan kejahatan yang mengabaikan semua resolusi yang pernah ada, termasuk Resolusi PBB. Jadi saya kira, Indonesia harus lebih keras dan tegas berdirinya.

Soal adanya gerakan-gerakan untuk memboikot produk-produk AS dan Yahudi ?. Sebagai gerakan sosial global, itu sangat positif, biar Amerika bangkrut sekalian karena kelakuan presidennya itu. dan Amerika harus segera menyelesaikan Trump ini. Ini satu orang bikin pusing seluruh dunia.(wa)