azki Okt 26, 2017

BataraNews.com – Salah satu tokoh utama Gerakan Reformasi 98 dijadwalkan akan mendeklarasikan Gerakan Pawai Kebangsaan di Sabang-Aceh pada 28 Oktober mendatang. Hal ini disampaikan oleh salah satu deklarator Pawai Kebangsaan Rahmantoha Budiarto kepada awak media, Rabu (25/10) di Jakarta.

“Fahri Hamzah kita daulat untuk memimpin Deklarasi Pawai Kebangsaan di Aceh. Bersama Fahri, berdiri ribuan aktivis yang sudah terlibat dalam pergulatan perjalanan bangsa ini sejak 98. Mereka dari berbagai elemen organisasi. Sudah ada 27 wilayah yang menyatakan akan menyelenggarakan deklarasi pada hari yang sama. Tapi bunyi gongnya kita pusatkan di Aceh ini”, kata Amang, begitu biasa namanya dipanggil.

“Pawai Kebangsaan itu adalah gerakan yang meliputi berbagai aksi untuk menggugah kesadaran generasi baru akan pentingnya perubahan (kepemimpinan) di indonesia. Gerakan ini didasari oleh semakin membesar dan tak selesainya problem kebangsaan di semua aspek. Pawai kebangsaan adalah ikhtiar besar aktivis pergerakan dan jejaring yang dibangun untuk mengisi kekosongan narasi kebangsaan dan keindonesiaan kita”, sambung Amang.

Sementara itu, Dr (can) Bramantyo Bontas, peneliti yang juga mantan aktivis mahasiswa, di tempat yang sama menambahkan, bahwa Gerakan Pawai Kebangsaan didasari oleh sebuah kesadaran akan tidak adanya spirit persatuan dan kehendak untuk bersatu. Ada polarisasi dan potensi pembelahan di tengah masyarakat. Tapi Pawai kebangsaan juga dijiwai oleh optimisme akan masa depan bangsa ini. Kalau kita bersatu dan punya pemimpin yang mengerti betul narasi kebangsaan dan keindonesiaan, maka akan selesai persoalan bangsa ini.

Taufik Amrullah, Direktur Progres Indonesia yang juga menjadi Deklarator Pawai Kebangsaan menyatakan bahwa kita perlu menegaskan kembali cita-cita kemerdekaan sebagai lentera pandu perjalanan bangsa. Dan cita-cita itu termaktub dalam slogan Gerakan Nasional Pawai Kebangsaan; “Merdeka, Bro”.(Azk)