azki Okt 11, 2017

BataraNews.com –¬† Aksi 1010 API JABAR bersama para pimpinan ormas/ Pergerakan Islam, ulama dan tokoh serta elemen mahasiswa di Kejaksaan Tinggi Jabar pada hari Selasa, 10 Oktober 2017 dari jam 09.30 s.d 11.40 berjalan lancar.

Para Ulama dan Tokoh, serta pimpinan elemen mahasiswa yang hadir dalam aksi 1010 diantaranya ; KH. Abdul Qohar Al Qudsi (Ketua DPD FPI Jabar), H. Chep Hernawan (Ketua Umum GARIS), Ust. Asep Syaripudin (Ketua API Jabar), Ust. M. Abdul Hadi (Ketua Majlis Al Ghuroba Indonesia), Ust. Irwan Saifulloh (Sekjen Aliansi Ulama dan Ormas se-Jabodetabek), Pakde Wawan Irawan (Perwakilan Presdium Alumni 212), Ricky Fattamazaya (Mahasiswa/ Ketua PP Gema Pembebasan).

Para Pimpinan Ormas/ Pergerakan Islam serta elemen mahasiswa selain orasi di depan gedung Kejati Jabar juga audiensi ke Kejati Jabar. Orasi dipandu oleh Julhayadi Arya Puntara (Koordinator Aksi).

Tim Delegasi yg dikoordinatori oleh Ust. Asep Syaripudin (Ketua API Jabar) yg masuk ke Kejati Jabar berjumlah 10 orang. Dari 10 orang Delegasi yang berbicara hanya 4 orang:
1. Ust. Asep Syaripudin (Ketua API Jabar)
2. Ust. Irwan Saifulloh (Sekjen Aliansi Ulama dan Ormas Islam se Jabodetabek)
3. H. Chep Hernawan (Ketua Umum GARIS)
4. Ricky Fattamazaya (Mahasiswa/ Ketua PP Gema Pembebasan)

Tim Delegasi diterima oleh Bpk Reymond Ali (Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jabar). Setelah beberapa delegasi menyampaikan aspirasi, masukan dan nasihat, Ust. Asep Syaripudin membacakan Pernyataan Sikap Aliansi Pergerakan Islam Jawa Barat (API Jabar) dan Masyarakat Jabar terkait Tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap Buni Yani yang tidak profesional dan mengoyak rasa keadilan. Naskah Pernyataan Sikap diterima oleh Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jabar.

Setelah menerima Delegasi, Bpk Raymond Ali Bersama Tim Delegasi keluar gedung kejati Jabar memberikan penjelasan hasil audiensi di atas mobil komando. Aksi ditutup dengan nasihat dan doa oleh KH. Abdul Qohar Al Qudsi.

Setelah beres aksi di Kejati Jabar, kemudian Masa bergerak ke Pengadilan Negeri Bandung. Setelah sholat zhuhur di depan PN Bandung, Tim Delegasi diterima dengan hangat dan ramah oleh Humas Pengadilan Negeri Bandung bpk. Wasdi Permana.

Dalam kesempatan tersebut Ust. Asep Syaripudin sebagai juru bicara menyampaikan harapan dan aspirasi umat islam serta rakyat Indonesia agar Malis Hakim di PN Bandung, baik Majlis Hakim kasus Buni Yani maupun kasus yang lain dapat memutuskan perkara bukan berdasarkan pendekatan kekuasaan, melainkan melihat fakta-fakta dipersidangan serta dapat memberikan rasa keadilan di masyarakat. Selanjutnya naskah pernyataan sikap diserahkan ke humas PN Bandung.

“Semoga Kejaksaan Tinggi Jawa Barat bersih dari jaksa-jaksa yg tidak kompeten… Aamiin
Semoga Majlis Hakim memutus perkara Buni Yani berdasarkan fakta-fakta di persidangan serta memberikan rasa keadilan di masyarakat… Aamiin.
Semoga Buni Yani Bebas dari segala tuntutan… Aamiin.”