azki Okt 9, 2017

BataraNews.com – Terkait ketidakprofesionalan Jaksa dalam melakukan penuntutan kepada Buni Yani dapat kita lihat dari 2 perspektif:

1. Dari perspektif penggunaan dasar hukum dakwaan.

Buni yani didakwa dgn dakwaan alternatif yakni Pasal 32 ayat 1 jo. 48 UU ITE; ATAU 28 ayat 2 jo. 45A UU ITE

Dapat kita perhatikan selama pemeriksaan sejak di tingkat pelaporan, penyelidikan, penyidikan hingga kasus ini dinyatakan lengkap oleh kejaksaan (P21) pemeriksaan HANYA DILAKUKAN TERHADAP DUGAAN PELANGGARAN PASAL 28 AYAT 2 SAJA.
Hal ini tentu menimbulkan pertanyaan bagaimana bisa muncul pasal tuduhan baru secara tiba2 dalam surat dakwaan (yakni pasal 32 ayat 1)??

Dasar pembuatan dakwaan adalah HASIL PENYIDIKAN (BAP PENYIDIK). Jika hasil penyidikan TIDAK SESUAI/DIANGGAP BUKAN PIDANA maka seharusnya penyidikan dihentikan (SP3 ataupun SKPP). Lalu bagaimana mungkin tiba-tiba pasal 32 ayat 1 muncul dalam dakwaan BAHKAN MENJADI PASAL DALAM TUNTUTAN???

2. Jaksa mengabaikan fakta-fakta persidangan

Terkait fakta persidangan dapat kita lihat hampir seluruh alat bukti dalam pengadilan menunjukkan bahwa Buni Yani TIDAK MEMILIKI NIAT JAHAT baik atas delik dalam Pasal 32 ayat 1 maupun 28 ayat 2.

Sehingga seharusnya dapat disimpulkan unsur kesengajaan atau niat jahat tidak terbukti, oleh karena itu hal yg dilakukan Buni Yani (memposting di FB) BUKANLAH PERBUATAN JAHAT / ACTUS REUS

Namun yg kita saksikan JPU justru malah menuntut Buni Yani dg tuntutan 2 tahun penjara dan denda 100 juta. Tuntutan JPU ini bukan hanya menyakitkan tapi juga memprihatinkan, karena menunjukan ketidakprofesionalan JPU.

Bertitik tolak dari hal tersebut di atas, dg ini kami mengundang ikhwah fillah dan segenap komponen pengawal penegakan hukum berkeadilan untuk Aksi 1010 di Kejati Jabar pada hari Selasa, 10 Oktober 2017 dari jam 09.00 s.d selesai dg tuntutan:
#Mengekspresikan kekecewaan atas kinerja JPU
#MUTASIKAN JPU Buni Yani dari Kejati Jabar
#Jaksa yg tidak punya kompetensi tidak ada tempat di Jawa Barat

Informasi:
Julhayadi 082219395762
Are 0817788550
Wagun 081221003672

ALLAHU AKBAR !!!
Bandung, 9 Oktober 2017
al faqir Asep Syaripudin
(Ketua API Jabar)

Catatan:
Jika dianggap perlu aksi tidak hanya dilakukan di Kejati Jabar, tapi juga di PN Bandung

Bandung, 9 Oktober 2017
Media Center API JABAR