BataraNews.com – Sudjiwotedjo yang biasanya ‘netral’, slengekan kadang penuh sanepo sudah mulai berkomentar:

1. Arogan (arrogant) dan Urakan beda. Arogan melanggar etika karena mentang-mentang. Urakan melanggar karena etika itu sudah tak cocok sama nuraninya.
2. Melanggar etika lantaran mentang-mentang (adigang, adigung, adiguna) itulah AROGAN!!!
3. Adigang (mentang-mentang banyak beking dari kekuasaan), adigung (mentang-mentang darah-ras-suku unggul), adiguna (mentang-mentang dibackup intelektual).
4. Bila salah satu sudah patut diduga Arogan maka sejatinya dalam Pilkada DKI ini kalian tinggal punya dua pasangan calon.
5. Watuk (batuk) ada obatnya, watak susah obatnya. Sudah minta maaf, ngulangi lagi. Akan looping terus.
Ya sudah “wassalam” saja
6. Arogansi bukan kekurangan tapi kefatalan. Jangan dipilih