Kemarin malam ust Bachtiar Basir bercerita bahwa PPATK sedang memeriksa aliran dana GNPF MUI,

Hal tersebut merupakan bentuk big brother’s crackdown untuk melemahkan moril dan membuat lelah perjuangan kita. Ust. Bachtiar nasir juga mengatakan bahwa pimpinan-pimpinan GNPF MUI sedang dicarikan salahnya dari segala penjuru.

Kita sebagai ummat islam wajib membantu ulama kita juga dari segala penjuru. Sekarang sangat penting bagi kita untuk memenangkan perang opini. Sebentar lagi pemimpin kita akan dikasusin sebagai upaya pelemahan dan pengalihan.

Oleh karena itu saya mohon kepada ikhwan fillah disini:

  1. Lebih aktif dalam upaya gerilya sosmed dalam rangka pemenangan opini.
  2. Undang lebih banyak orang untuk melakukan hal yang sama
  3. Serang opini musuh lewat rantai rantai mereka yang lemah dan terputus. Jangan target buzzer target real person. Lebih bagus yang kita kenal.
  4. Konsekuensi jika kita melemah adalah opini publik bisa berbalik menyerang kita. Maka kita harus berjihaad di medan sosmed dengan sungguh-sungguh.

Menengok Sejarah Hancurnya ANDALUSIA

Pelajaran penting bagi generasi muda Indonesia:

AL QUR’AN : Bermuatan :

MELARANG……………….

MEMVONIS………………..

MENGANCAM…………….

Pemimpin muslim terakhir di Andalusia (Spanyol), Abdillah Muhammad bin Al Ahmar, keluar dari istana kerajaan dengan hina.

Malam itu, Andalusia telah jatuh ke tangan kerajaan katolik setelah berada di bawah kekuasaan Islam selama lebih dari 800 tahun!!

Kini, ia tinggalkan istana dengan hati pilu, dadanya sesak. Hingga sampai di sebuah bukit yang cukup tinggi. Dari sana ia menatap Istana Al Hambra,  Ia menangis tersedu-sedu hingga jenggotnya basah kuyup dengan air mata.

Melihat hal itu, ibu nya berkata, ”Menangislah!, Menangislah seperti perempuan!, karena kau tidak mampu menjaga kerajaanmu sebagaimana laki-laki perkasa!!.

Kekuasaan Islam berakhir di Andalusia…

Dan belum pernah bangkit lagi hingga detik ini!!.

Umat Islam disana diberi pilihan :

1) Masuk kristen, atau,

2) Dibunuh, atau

3) Diusir.

Tahu apa penyebab jatuhnya Andalusia!?

Karena:

  1. Cinta dunia.
  2. Meninggalkan jihad,
  3. Berkubang kemaksiatan,
  4. Menyerahkan urusan bukan pada ahlinya,
  5. Bodoh dalam hal agama.

Bayangkan jika Indonesia nanti telah jatuh total ke tangan orang kafir……..

Pemuda Islam menangis dan ibu-ibu mereka berkata, “Menangislah seperti perempuan menangis, Karena kau tidak bisa menjaga bangsa ini sebagaimana seorang laki2 perkasa!!!”.

Maka bersiaplah wahai pemuda Islam……

Pelajari baik-baik 5 faktor di atas, Karena sebab-sebab kejatuhan itu akan selalu sama.

MENGINGATKAN buat saudara-saudara muslim dan muslimah!!

  1. Al-Qur’an

M E L A R A N G

Menjadikan orang Kafir Sebagai PEMIMPIN

QS.Ali Imraan: 28,

QS.An-Nisaa’: 144,

QS.Al-Maa-idah: 51 dan 57

 

  1. Al-Qur’an

M E L A R A N G

Menjadikan orang Kafir Sebagai PEMIMPIN Walau KERABAT Sendiri.

QS.At-Taubah: 23,

QS.Al-Mujaadilah: 22,

 

  1. Al-Qur’an

M E L A R A N G

Menjadikan orang Kafir Sebagai TEMAN SETIA.

QS.Ali Imraan: 118,

QS.At-Taubah: 16.

 

  1. Al-Qur’an

M E L A R A N G

SALING TOLONG dengan kafir yang akan MERUGIKAN umat islam.

QS.Al-Qasshash: 86,

QS.Al-Mumtahanah: 13.

 

  1. Al-Qur’an

M E L A R A N G

MENTAATI orang kafir untuk MENGUASAI Muslim

QS.Ali Imraan: 149–150.

 

  1. Al-Qur’an

M E L A R A N G

Memberi PELUANG kepada orang kafir sehingga MENGUASAI Muslim.

QS.An-Nisaa’: 141.

 

  1. Al-Qur’an

MEMVONIS MUNAFIQ

Kepada muslim yang menjadikan kafir sebagai pemimpin.

QS.An-Nisaa’: 138–139.

 

  1. Al-Qur’an

MEMVONIS ZALIM

Kepada muslim yang menjadikan kafir sebagai pemimpin.

QS.Al-Maa-idah: 51.

 

  1. Al-Qur’an

MEMVONIS FASIQ

Kepada muslim yang menjadikan kafir sebagai pemimpin.

QS.Al-Maa-idah: 80–81.

 

  1. Al-Qur’an MEMVONIS SESAT, kepada muslim yang menjadikan kafir sebagai pemimpin.

QS.Al-Mumtahanah: 1.

 

  1. Al-Qur’an MENGANCAM AZAB, Bagi yang menjadikan Kafir cebagai Pemimpin / Teman setia.

QS.Al-Mujaadilah: 14–15.

 

  1. Al-Qur’an MENGAJARKAN DOA

Agar Muslim Tidak Menjadi SASARAN FITNAH kaum Kafir

QS.Al-Mumtahanah: 5.

“Ya Allah, Ya Robb, Ya Tuhan kami, sungguh telah kami sampaikan FirmanMu, Kami memohon ampun serta Berlindung hanya kepadaMu Ya Robbal Aalamiin.”

Bagi muslim semua sudah jelas aturannya sehingga urusannya tinggal ke Islaman kita lah yang diuji, apakah kita termasuk orang sesat, munafik, fasiq, zalim atau kafir.

 

Catatan dari pengirim :

Ayat-ayat diatas bukan pesanan dari pihak tertentu demi menjegal calon tertentu tetapi sudah ada sejak lebih dari 1400 tahun yang lalu.