Spread the love

BataraNews.com- Mayor Jenderal Purnawirawan, Kivlan Zen, mengatakan Partai Komunisme Indonesia telah bangkit dan dipimpin oleh Wahyu Setiaji. “Dia anak Nyoto,” kata dia di sela acara Simposium Nasional “Mengamankan Pancasila dari Ancaman Kebangkitan PKI dan Ideologi Lain”.

Kivlan menjelaskan, Wahyu merupakan anak dari Nyoto, Wakil Ketua CC PKI. Dia menyebut Wahyu mempunyai peran besar, apalagi keturunan PKI saat ini sudah bersatu. Persatuan itu, kata Kivlan, terjadi dalam Kongres PKI di Grabag, Magelang, Jawa Tengah. “Sudah membuat anggaran dasar dan metode kerja,” ujarnya.

Metode itu, lanjut Kivlan, adalah bentuk perjuangan dan menguasai di kalangan TNI, Polri, Pegawai Negeri. Kemudian, kata dia, mereka akan melakukan propaganda, fitnah, teror dengan tujuan untuk merebut kekuasaan. “Metode ini sama dengan PKI pimpinan DN Aidit,” katanya. “Mereka sudah menyiapkan 15 juta pendukung.”

Terkait kantor PKI, kata Kivlan, tersebar di seluruh daerah, termasuk di Jakarta yang berada di samping Hotel Acacia, Jalan Matraman, Jakarta. Menurut dia, kantor itu merupakan gedung lama dan akan dibangun kembali jika PKI bangkit usai pemerintah meminta maaf atas peristiwa 1965.

Setelah bangkit, kata dia, PKI pun akan keluar dengan membawa 100 ribu senjata dari Cina yang disebarkan ke penganutnya. Senjata itu, menurut dia, sudah ada di tangan PKI sejak 1965. “Tidak dipakai karena saat itu gerakannya ketahuan,” katanya. Kivlan mengatakan, semua informasi yang diterimanya berasal dari anak dan jaringan yang dia punya. “Pemerintah jangan pernah meminta maaf,” katanya. (Fahad Hasan)