BataraNews – Magetan. Gencarnya arus globalisasi dan modernsasi di segala bidang saat
ini, bisa mengancam eksistensi dan kedaulatan Negara Indonesia. Jjiwa
nasionalisme masyarakat Indonesia bisa luntur jika tidak dibentengi dengan
nilai-nilai kebangsaan. Upaya menanamkan nilai nilai kebangsaan secara
masif di seluruh pelosok Indonesia harus terus digiatkan kepada semua
generasi. Demikian hal yang mengemuka dalam acara Sosialisasi penguatan
pemahaman dan pengamalan UUD 1945, Pancasila, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI
di Balai Desa Pupus Kecamatan Lembeyan Magetan, Rabu 31/8.

Wawasan ini disampaikan Edhie Baskoro Yudhoyono, anggota DPR RI asal daerah
pemilihan 7 Jawa Timur saat menyapa warga Desa Pupus Kecamatan Lembeyan,
Magetan Rabu 31/8 di balai desa setempat.  Diungkapkan Ibas, sapaan
akrabnya, nilai-nilai pilar kebangsaan  jangan hanya sekedar “dibunyikan”
saja, tetapi  justru harus “dibumikan” dalam kehidupan sehari-hari oleh
seluruh lapisan masyarakat. Dengan demikian, lanjut Ketua Fraksi Partai
Demokrat ini, pemahaman wawasan kebangsaan ini  bukan hanya sekedar slogan
atau semboyan semata di tengah-tengah masyarakat, namun menjadi  benteng
penangkal bangsa menghadapi arus globalisasi.

“Nilai nilai kebangsaan ini jangan hanya dibunyikan saja. Tetapi kita harus
bersama-sama untuk membumikan ke segala lapisan masyarakat”, tegasnya
dihadapan ratusan warga yang memadati balai desa.

Dilanjutkan anggota Komisi X DPR RI ini, negara Indonesia sangat beragam
dalam berbagai hal. Ribuan pulau, adat istiadat, seni budaya dan bahasa
yang harus terus menerus dilestarikan menjadi alat perekat dan pemersatu
bangsa. Ibas yakin, rasa cinta tanah air, jiwa nasionalisme dan semangat
kebangsaan akan terus terjaga dan dilestarikan dari generasi ke generasi
penerus bangsa. “Meski berbeda-beda dalam banyak hal, kita harus tetap
bersatu seperti semboyan Negara kita Bhineka Tunggal Ika. Karena hanya
dengan persatuan dan kesatuanlah, kita bisa maju, kuat, dan siap menghadapi
segala tantangan”, kata Ibas.

Selain menyampaikan materi wawasan kebangsaan Ibas juga mengadakan kegiatan
peduli ibu dan anak di posyandu dan pengobatan gratis. Dalam kesempatan
ini, Ibas menyampaikan bahwa kesehatan ibu dan anak juga menjadi agenda
penting untuk menciptakan generasi penerus yang berkualitas. Oleh karena
itu, pada acara ini, Ibas turut memberikan bantuan sejumlah makanan sehat
untuk ibu hamil dan balita dan sejumlah fasilitas APE (Alat Peraga
Edukatif) untuk kelompok posyandu. Tak hanya itu, Ibas juga menyempatkan
diri menyapa sejumlah lansia yang sedang mengikuti pemeriksaan dan
pengobatan gratis.