azki Jun 18, 2016

Oleh Sri Bintang Pamungkas

E, Dayohe Teka
E, Gelarno Klasa
E, Klasane Bedah
E, Tambalen Jadah
E, Jadahe Mambu
E, Pakakno Asu
E, Asune Mati
E, Buangen Kali
E, Kaline Banjir
….
Dan LAGU Jawa itu TDK AKAN PERNAH BRHENTI selama SITUASI TIDAK BRUBAH.

Lagu itu menggambarkan SITUASI BURUK yang berlangsung BER-TUBI-TUBI SILIH BRGANTI, sampai KERUSAKAN MENJALAR ke mana-mana mencapai BANYAK SISI KEHIDUPAN.

Itu smua terjadi sebagai akibat SALAH URUS karena ULAH MANUSIA! Kata “E” yang BER-ULANG-ULANG menunjukan RASA KAGET, sesuatu yg TIDAK DISANGKA-SANGKA, TIDAK DIDUGA; tapi SUNGGUH AJAIB itu TERJADI!

TAMU yang mungkin MANUSIA TIDAK DIUNDANG atau SESUATU yang TIDAK DISUKAI itu, tiba-tiba saja DATANG. Seperti JONGOS PETRUK yang tiba-tiba hadir di PERSADA NKRI; atau Mafia CINA yg tiba-tiba MENYERBU! Dan NKRI TIDAK SIAP MENYAMBUT, terbukti seluruh PERABOT/PERALATAN  RUSAK dan TIDAK BISA DIPERBAIKI.

Itulah mungkin SDM dengan para MENTERI yang TIDAK BERKWALITAS; atau SDA dan IPTEKNYA yang TIDAK SEPENUHNYA DIKUASAI.

Ketika berbagai USAHA DILAKUKAN, tiba-tiba saja KETAHANAN PANGAN dan ENERGI kita HABIS. Demikian pula KEKUATAN PENJAGA KEAMANAN NKRI seperti TNi dan POLRI, yang seakan LUMPUH, bahkan TEWAS!

SEGERA pula disusul dengan terjadinya BENCANA ALAM seperti BANJIR, TANAH LONGSOR, GUNUNG MELETUS dan lain-lain.

KERUSAKAN demi KERUSAKAN, MUSIBAH demi MUSIBAH terus berlanjut TANPA ADA yang BISA MENGHENTIKAN; kecuali TAMU yang TIDAK DIUNDANG itu DIUSIR DULU agar  selanjutnya bisa MEMBENAHI TATANAN NEGARA!

Itulah kira-kira GAMBARAN SITUASI NKRI YANG MORAT-MARIT di bawah kepemimpinan PETRUK-Oey dengan Kekuatan Mafia CINA di blakangnya.

Sebagai BANGSA yang SOPAN-SANTUN kita selalu BERPRASANGKA BAIK; juga kepada TETAMU yang PENJAJAH!