BataraNews.com, PALESTINA – Sore hari ini, Selasa (26/1/2016) waktu Ramallah Tepi Barat Palestina, sekelompok militer Israel menembak dua warga sipil Palestina hingga tewas di tempat.

Penembakan tersebut terjadi di pemukiman Yahudi dekat Timur Ramallah. Pihak militer Israel berdalih bahwa kedua warga sipil Palestina tersebut mencoba melakukan operasi penikaman.

Setelah melakukan penembakan, militer Israel pun tidak mengijinkan tim medis Palestina untuk melakukan evakuasi jenazah. Hingga dalam beberapa jam kemudian, jenazah dapat di evakuasi ke Rumah Sakit Ramallah.

Dengan demikian, jumlah korban tewas sejak pecah Intifadha III awal oktober 2015, tercatat 168 orang. Korban yang gugur 32, diantaranya anak-anak dan 7 muslimah serta lebih dari 16.300 orang luka-luka.

Laporan: Abdillah Onim – Journalist Gaza, Palestina.
Sumber : BataraNews