BataraNews.com – Di situs media sosial (medsos) Twitter ada gerakan yang diberi nama Jempol Rakyat (JR). Ini adalah sebuah gerakan untuk melawan dan memprotes kasus kriminalisasi yang dialami oleh Yulian Paonganan. Para netizen yang menamakan diri Jempol Rakyat ini terus menyuarakan agar Ongen segera dibebaskan. Mereka berdalih, penangkapan Ongen dianggap janggal dan merusak tatanan demokrasi Indonesia.

Sudah hampir sepekan, Jempol Rakyat ini terus bergema mendukung Ongen panggilan akrab Yulian Paonganan. Dukungan pun disampaikan dalam bentuk hastek. Mulai dari #RinduOngen #YusrilBelaOngenBebas #JempolRakyatSuaraRakyat #JempolRakyatForDemocracy dan #JempolRakyatDukungOngen.

Salah satu pengguna Twitter, @cubby_ghum mengatakan jempol rakyat berjuang bukan untuk TT, TTI atau TTWW itu bonus, kita berjuang untuk keadilan dan kebebasan berpendapat.

TT TwitterKali ini, gerakan Jempol Rakyat memunculkan tagar #BebaskanOngen di Tranding Topic Twitter.

“Tadinya cebong2 mau dimakanin sapi kok langka, ya udah burung aja . Hik2 #BebaskanOngen,” kicau pengguna Twitter @heruw95.

Diantara akun yang paling kencang menyuarakan Jempol Rakyat adalah akun @HeraLoebs @DheaMerlinda @ndon08 @nonarray @AjengCute dll.

“Cebong kalo telat mikir mending gak usah komen #BebaskanOngen #BebaskanOngen #BebaskanOngen,” kicau @ndon08.

“AKTIVIS !!! Mna suara kalean yg sring triakan DEMOKRASI kebebasan berpendapat n bersuara. #BebaskanOngen #BebaskanOngen,” tulis @DheaMerlinda.

“Tanyain soal Ongen,jangan mentang2 sedang berkuasa seenaknya aja merampas kemerdekaan hidup seseorang #BebaskanOngen ,” kritik akun @ramjidmunadi.