BataraNews.com – Ledakan bom di Sarinah, Jakarta Pusat mengundang belasungkawa seluruh rakyat Indonesia. Aksi teror tersebut telah menelan korban jiwa dan melukai beberapa orang yang berada di dekat lokasi ledakan.

Presiden Joko Widodo mengucapkan belasungkawanya atas korban teror tersebut. Melalui akun twitter resmi Presiden menulis “Saya berbelasungkawa atas korban aksi teror. Kita akan kejar, tangkap dan hukum pelaku serta dalangnya -Jkw,”.

Presiden menegaskan akan mengejar dan menangkap pelaku teror tersebut, bahkan Presiden akan menghukum dalang aksi teror itu.

Hingga kini, korban aksi teror seluruhnya yang berhasil di identifikasi ada 6 orang. Diantara ke enam korban, terdapat korban jiwa dari pihak kepolisian.

Berikut identitas nama-nama korban ledakan dan penembakan di Sarinah, Jakarta Pusat.

1. Budi Rachmat (35), alamat Depok City

2. Aiptu Dodi Maryadi (48), Anggota Lantas Menteng

3. Aiptu Budiono Anggota Provos Polres Jakpus

4. Anggun Artikasari (24) Condet Jaktim

5. Chaerul Islami bin Muhdar Arifin (21)

6. Yohanes Antonius Maria (48)

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol M Iqbal belum bisa memastikan nama-nama korban tewas akibat penembakan dan ledakan di Pospol Sarinah. Namun ia memastikan, ada petugas yang terluka parah.

“Ada satu korban dari petugas, luka berat. Ada juga beberapa korban akibat ledakan tiga dari sipil, mereka ada yang luka berat dan ringan,” ujar di depan Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Kamis (14/1/2016).

Mantan Kapolres Jakarta Utara itu mengimbau agar warga Jakarta tidak panik usai aksi teror yang terjadi di sekitar Plaza Sarinah tersebut. Polisi kata dia, menjamin keamanan warga.

“Bahwa situasi relatif aman kondusif tidak usah panik. Polda Metro akan jamin keamanan,” pungkasnya.