Jan 6, 2016

BataraNews.com – Kasus prostitusi online yang menyeret artis seksi, Nikita Mirzani dan Puty Pevita sampai detik ini masih simpang siur. Pasalnya, Nikita mengaku jika dirinya dijebak oleh muncikari F dan O sehingga kemudian polisi menangkapnya tanpa mengenakan busana sehelai pun.

Meski begitu, Osner Johnson Sianipar selaku kuasa hukum F dan O menyatakan, jika kliennya tidak melakukan tindak pidana perdagangan orang seperti yang disangkakan kedua artis tersebut.

“Awalnya O ini bekerja di sebuah tempat hiburan malam. Kemudian bertemu D yang ingin dicarikan wanita untuk menemani (esek-esek, red),” kata Osner di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (5/1/2016). Namun Osner enggan membeberkan siapa yang dimaksud D itu.

Osner melanjutkan, D saat itu meminta bantuan kepada O agar dicarikan wanita panggilan berprofesi artis. Namun, O saat itu tidak menyanggupinya lantaran tidak memiliki jaringan ke sana. O lantas menghubungi F.

“F kemudian mencari, ketemu PR dan NM. Dimana keduanya dihadirkan oleh inisial A (Daftar Pencarian Orang Polisi),” kata Osner.

Patut diketahui, A saat ini masih DPO. Padahal, A ini, dikatakan penyidik kepolisian merupakan saksi kunci yang bisa membuka fakta yang sebenarnya terjadi.

Menurut Osner, lantaran sudah sepakat mengenai tarif yang dipatok Niki dan Puty, kliennya lantas menentukan waktu untuk mempertemukan D dan Niki serta Puty. Osner memang mengaku, F berperan mempertemukan kedua belah pihak, tapi itu tidak akan terjadi jika salah satunya tidak menyepakati pertemuan itu. “Yang menentukan hotel justru si NM. D hanya memesan hotel,” katanya. (JPNN)