BataraNews.com – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) kembali menggelar persidangan mantan Sekretaris Jenderal Partai NasDem Patrice Rio Capella terkait kasus dugaan suap penanganan perkara dugaan korupsi dana bansos Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Dalam persidangan yang dipimpin Hakim Artha Therisia itu, Rio Capella mengaku menerima uang suap Rp 200 juta dan menyesali perbuatannya menerima uang panas dari Gubernur Sumatera Utara nonaktif Gatot Pujo Nogroho dan istri mudanya Evy Susanti.

“Iya saya salah. Saya menyesal menerima uang dari Evy. Saya merasa dilecehkan,” ujar Rio Capella di Pengadilan Tipikor, Jalan Bunggur Besar Raya, Jakarta, Senin (30/11).

Setelah Rio mengakui kesalahannya, Artha berpesan agar kejadian ini dijadikan pelajaran berharga bagi Rio. “Semoga masih ada kesempatan untuk memperbaikinya lagi ya,” kata Artha.

“Iya, semoga,” timpal Patrice.

Artha mengatakan, sidang akan dilanjutkan pada 9 Desember 2015 dengan agenda pembacaan tuntutan. “Sidang akan dilanjutkan pada 9 Desember 2015 dengan agenda pembacaan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum KPK,” tutup Artha.

Sekadar diketahui, Patrice Rio Capella diduga menerima Rp 200 juta dari Gatot Pujo Nugroho dan Evy Susanti. Uang diberikan sebagai balas budi karena Rio menjembatani islah antara Gatot dan Wakil Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi.

Mantan Politisi PAN dan NasDem itu juga diketahui bertemu Evy dan Sisca. Mereka diduga akan menjalin komunikasi dengan Jaksa Agung sepulang dari umroh terkait masalah yang dialami Gatot.

Rio Capella dijerat Pasal 12 huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.