Wakil Ketua MKD Ditawari Rp 20 Miliar Untuk Amankan Kasus Setnov, Ketua MKD Membantah

Spread the love

BataraNews.com – Pengakuan mengejutkan diungkap oleh Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Junimart Girsang. Ia mengaku ditawari 2 juta dollar atau sekitar Rp 20 miliar lebih, untuk mengamankan atau “86” kasus Setya Novanto yang tengah diproses di MKD.

Sementara itu, Ketua MKD Surahman Hidayat menepis keras adanya tawaran uang senilai Rp 20 miliar untuk mengamankan kasus dugaan pelanggaran etik Ketua DPR, Setya Novanto.

“Nggak ada. Itu hanya di negeri antah berantah saja itu, pengandaian,” cetusnya di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (25/11).

Diberitakan sejumlah media, Wakil Ketua MKD, Junimart Girsang mengaku dirinya ditawari duit senilai 2 juta dolar AS atau setara lebih dari Rp 2 miliar. Namun hari ini saat dikonfirmasi Junimart membantah.

“Saya tidak pernah terima itu (uang Rp 20 miliar). Siapa disogok? Yang disogok siapa? Biar tak laporin polisi,” sumbar politisi PDI Perjuangan itu.

Menurut Junimart, isu dugaan penyuapan ini merupakan hal biasa terjadi, terlebih kasus Setyo tengah ramai diperbincangkan di publik.

“Saya kira itu hal biasa ya dan tidak perlu dipertanyakan, ini juga jadi bagian dari tantangan dalam tugas MKD,” tandasnya.