BataraNews.com – Aksi Pimpinan DPR memakai masker putih adalah sebagai bentuk simpati terhadap korban asap. Namun, aksi ini menuai protes dari anggota DPR lain saat para pimpinan tetap memakai masker ketika menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Saat rapat paripurna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (30/10/2015), 4 dari 5 pimpinan DPR yaitu Setya Novanto, Agus Hermanto, Fadli Zon, dan Fahri Hamzah sudah memakai masker. Taufik Kurniawan yang menjadi pimpinan rapat tidak memakai masker saat berbicara.

Hal ini kembali menuai protes dari anggota yang menolak ajakan pimpinan untuk ikut memakai masker. Paripurna kemudian dimulai dengan menyanyikan Indonesia Raya.

Semua anggota dan pimpinan DPR berdiri. Fadli dan Fahri melepas maskernya, sementara Novanto, Agus dan Taufik pun tetap memakai masker. Protes dari anggota pun makin keras.

“Ini pelanggaran! Contoh tidak baik menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan mulut tertutup,” protes salah satu anggota yang bicara lewat mikrofon.

Aksi pimpinan DPR yang masih memakai masker saat menyanyikan lagu Indonesia Raya dianggap sebagai bentuk pelecehan. Bahkan, bisa-bisa selanjutnya anggota DPR pakai pernak-pernik lain saat rapat.

“Ini bisa dibilang sebagai contempt of parliament. Kita meminta agar masker itu tidak digunakan saat memimpin sidang, besok-besok kita bisa pake topi koboi,” kata anggota F-PDIP Henry Yosodiningrat.